Pengalaman Naik Emirates ke Eropa (Jakarta-Paris PP)

Pengalaman Naik Emirates
Photo by Harrison Macourt on Pexels.com

Setelah nyobain naik Turkish Airlines, Qatar Airways, dan Scoot buat terbang ke Eropa sebelumnya, pada Europe trip bulan April-Mei 2022 ini saya sengaja terbang dengan Emirates biar ada pengalaman naik Emirates. Pengalaman naik Emirates cukup seru karena ini pertama kalinya saya terbang keluar negeri setelah 2 tahun di Indonesia aja karena pandemi. Hal yang lain yang bikin pengalaman naik Emirates seru adalah dapet transit hampir 1 hari di Dubai.

Awalnya saya sempat bimbang mau milih antara Etihad or Emirates karena kalau terbang dengan Etihad kita bisa transit di Abu Dhabi. Tapi akhirnya pilihan jatuh ke Emirates demi bisa jalan-jalan sejenak di Dubai. Saya dapet tiket return trip Jakarta – Paris seharga $806 atau Rp.11.750.300,- yang mana cukup mahal untuk terbang PP ke Eropa saat spring. Tapi harga tiket emang lagi naik 1 bulan menjelang libur Idul Fitri dan saat ini emang demand buat traveling lagi tinggi setelah 2 tahun pada terkurung karena Covid-19.

BACA JUGA :

Pengalaman Terbang dengan All Nippon Airways (ANA)

Review Terbang dengan Delta Airlines. Dari Milwaukee ke Washington DC

The Reasons You Have To Travel Since Young

Setelah terbang 2x kali dengan Emirates dengan 2x transit di Dubai, berikut pengalaman naik Emirates saya :

  1. Transit di Dubai
Pengalaman Naik Emirates

Inilah alasan utama saya milih terbang ke Eropa dengan Emirates. Saya lumayan penasaran dengan Dubai sejak tahu ada banyak creators dan start up entrepreneurs yang milih untuk tinggal di Dubai. Jadi abis beli tiket, besoknya saya langsung apply visa Dubai UAE lewat website Emirates. Prosesnya cepet banget, cuma 2 hari aja visa udah diterima lewat e-mail. Saya cuma apply visa untuk transit yang pertama karena transit yang kedua cuma 4 jam sedangkan persyaratan untuk apply visa Dubai UAE transitnya minimal 6 jam.

Lumayan banget deh bisa jalan-jalan ke Dubai meski cuma 15 jam 45 menit. At least jadi tahu seberapa menariknya Dubai dan considering perlu gak balik ke sana buat jalan-jalan ke Dubai dalam durasi yang lebih lama. Saya dan Adrien sempat stay overnight di Dubai Marina dan visiting beberapa tourist attractions di Dubai yang detailnya akan saya ceritain di next article. For now, you can watch my Dubai youtube video…

2. Food & Beverage

Pengalaman Naik Emirates

Menurut saya kualitas makanan di pesawat Qatar dan Emirates sama aja, enaknya standar. Dalam setiap flight, saya dapet 1x makan besar, 1x snack, unlimited drinks both alcohol and non-alcohol. Meals saat flight Jakarta-Dubai dan Dubai-Paris rasanya biasa aja, enak sih, cuma gak ada yang spesial.

Sebaliknya, pada flight Paris-Dubai dan Dubai-Jakarta mealsnya jauh lebih enak. Terutama nasi basmati dan beef yang ada di foto di atas. Dessertnya pun mantep banget. Hanya ada 1 hal yang kurang menurut saya, yaitu pas flight Dubai-Jakarta jumlah crew Emirates lebih sedikit daripada biasanya, jadi kita mesti nunggu lama banget buat dibagiin meals.

3. Amenity Kit

Amenity kit jadi downside terbesar dari pengalaman naik Emirates kali ini. Biasanya, setiap long-haul flight atau international flight (termasuk pengalaman naik Turkish Airlines dulu) saya pasti dapet amenity kit berupa sebuah pouch yang isinya personal care yang terdiri dari: kaos kaki, eye cover, earplug, sisir, sikat gigi, pasta gigi, dan kadang lotion. Cuma pengalaman naik Emirates dari Jakarta-Paris PP ini setiap penumpang cuma dikasih satu buah masker dan hand sanitizer. Duh…

Saat saya tanya lewat chat box di website-nya Emirates, mereka bilang kalau selama pandemi Emirates emang cuma membagikan masker dan hand sanitizer. Hmm…

4. Customer Service

Harus saya akuin kalau customer service-nya Emirates juara. Saya beberapa kali chat mereka lewat chat box di website maupun mention dan DM di twitter dan mereka selalu bales cepat dengan jawaban yang jelas dan memuaskan. Saya sempat nanyain tentang aturan PCR di Dubai dan Jakarta dan ternyata mereka meng-update dengan segera perkembangan Covid-19 restrictions di masing-masing negara tujuan. Setelah dapet konfirmasi dari Emirates kalau WNI gak perlu tes PCR buat terbang balik ke Jakarta, saya pun batal tes PCR di Paris.

Pengalaman Naik Emirates

Overall, pengalaman naik Emirates ke Eropa cukup memuaskan. Apakah next time saya bakal naik Emirates lagi? Maybe, kalau mau jalan-jalan ke Dubai, atau sebaiknya naik Etihad biar bisa transit di Abu Dhabi dan lanjut ke Dubai lewat darat.

Curious about my adventures in Europe and America ?. You can click the following links to see my traveling videos that have aired on Net TV :

  1. Desa Hallstatt, Desa dengan Arsitektur Klasik di Pinggir Danau
  2. Imutnya Park Guell, Dunia Fantasi Ala Gaudi di Barcelona
  3. Ada Turki Mini di Bosnia Herzegovina
  4. Nyobain Makanan Khas Bosnia, Kaya Rasa dan Pasti Halal
  5. The Bean, Seni Kontemporer yang Ada di Film – film Hollywood

Want to help support my travel? Help me to visit 50 more countries and write more travel stories & guides by donating here

Watch my adventures & subscribe to my YouTube channel : The Island Girl Adventures

4 thoughts on “Pengalaman Naik Emirates ke Eropa (Jakarta-Paris PP)

  1. Pingback: Liburan Ke Dubai 2022. Bisa Kemana Aja Pas Transit 1 Hari? – The Island Girl Adventures

  2. Pingback: Jalan-Jalan ke Paris, Prancis. Itinerary dan Destinasi Liburan 7 Hari di Paris – The Island Girl Adventures

  3. Pingback: Pengalaman Naik Budget Flight Eropa (Easyjet dan Ryan Air) – The Island Girl Adventures

  4. Pingback: Wajib Tahu! 7 Tips Hemat Uang Saat Traveling ke Eropa – The Island Girl Adventures

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s