Trip Dadakan ke Antibes, Prancis. A Pastel-Colored Seaside Town in French Riviera

ke Antibes

As I told you before, we had a nice experience in Nice. But the time to move to another city during our 35 days Europe trip has come. Even though I initially had planned to visit Cannes, but the recommendations from locals Nice got us decided to cancel the trip to Cannes and instead of went to Antibes, a small seaside town located just 40 minutes from Nice.

Ada ungkapan yang bilang kalau unplanned trip is the most memorable one, dan ternyata itu benar adanya untuk perjalanan saya ke Antibes musim gugur 2018 lalu. Saya memang tidak memasukkan Antibes ke rute Europe trip kami selama 35 hari, tapi justru Cannes setelah jalan-jalan ke Nice. Alasannya karena penasaran aja sih dengan lokasi festival film Cannes dan kotanya kan deket banget dengan Nice. Selain itu, saya pengen juga ngelihat kotanya temen Prancis saya, Xavier. Eh tapi berdasar rekomendasi orang-orang lokal Nice dan Turin, saya dan Kyle kemudian memutuskan untuk skip Cannes dan instead of visiting Antibes. Abisnya I’ve been told kalau Cannes gak menarik kecuali kamu kaya raya karena entertainment dan resorts disana super mahal. Sementara Antibes kotanya indah, has a relaxed vibe, dan ada old town yang menarik.

WHERE IS ANTIBES IN FRANCE?

ke Antibes

Antibes adalah sebuah kota kecil di tepi laut yang berada di jantung French Riviera, tepatnya di antara Nice dan Cannes. Tak seperti tetangganya, Nice, yang hingar bingar dengan jumlah kunjungan turis, resort dan pantainya, Antibes terkesan lebih kalem dan tenang. Ibarat manusia, karakter Nice lebih outgoing, cheerful, extrovert dan sangat attractive. Sementara itu Antibes lebih kalem, cool and a bit lazy. Lihat aja warna bangunan di Nice yang lebih banyak menggunakan warna-warna cerah seperti pink, orange dan kuning. Whilst rumah dan apartemen di Antibes banyak yang berwarna pastel seperti hijau pastel, kuning pastel, putih, dan krem. Paling gak di sekitar old town sih.

Saya dan Kyle lumayan kecapekan setelah 4 hari muter-muter Nice dan Monaco. Makanya hari pertama dan kedua di Antibes kita habisin buat istirahat. Terutama saya sih yang molor dan baru beranjak keluar buat ke pantai dan cari makan menjelang petang. Kalau Kyle mah udah pasti nyebur ke pantai dan berenang dari siang hari.

HOW TO GET TO ANTIBES ?

ke Antibes

Untuk menuju ke Antibes, saya dan Kyle naik bus no. 200 dari halte depan Promenade des Anglais, Nice. Perjalanannya 40 menit dan tiketnya murce banget, cuma 1,5 Euro dan bisa dibeli langsung ke drivernya. Salah satu hal paling asyik di French Riviera ini adalah sistem transportasi publiknya yang sangat bagus. Untuk menuju ke kota-kota dan seaside towns di French Riviera cukup naik bus atau kereta api. Jaraknya dekat dan tiketnya sangat affordable. Kereta sudah pasti lebih cepat dibanding menggunakan bus, tapi keuntungan naik bus adalah bisa ngelihat landskap French Riviera yang spektakuler dari jendela bus. Kalau kamu pilih naik kereta untuk menuju ke Antibes tiketnya 7 Euro dan lama perjalanan hanya 25 menit. Tiket bisa dibeli di Omio.

THINGS TO SEE & DO IN ANTIBES

ke Antibes

Ada beberapa hal yang melekat pada image Antibes: luxury yachts, old town, pantai, dan Picasso. Kalau kamu suka dengan pantai dan laut pasti demen ngabisin waktu di Antibes. Penyuka sejarah dan art juga pasti tertarik jalan-jalan ke Antibes dengan adanya old town yang sudah berdiri sejak abad ke-16 serta museum Picasso. Berikut things to see & do saat jalan-jalan ke Antibes :

  1. Port Vauban
ke Antibes

Mau lihat luxury yacths bernilai jutaan euro?. Silakan mampir dan berfantasi di Port Vauban yang merupakan marina terbesar di lautan Mediterania. Disini terparkir 1800 yachts yang sudah pasti mahal dan dimiliki orang-orang terkaya dunia karena biaya menambatkan yacth disini mencapai lebih dari 1 juta Euro. Pemerintah kota Antibes pasti untung banyak ya…

Di Port Vauban kamu gak cuma bisa ngelihat-lihat yacth kok, kalau kepingin mencicipi lifestyle ala miliarder Eropa kamu bisa menyewa salah satu yacth disini, mulai dari yang ukurannya kecil sampai yang muat 12 orang dengan harga sewa mencapai 6000 Euro per hari.

Sama seperti port di Nice, Port Vauban di Antibes kelihatan cantik dan rapi. Saya dan Kyle mengunjungi Port Vauban setelah kita berdua chilled on the beach karena lokasinya emang deket dengan pantai.

2. Antibes’ Old Town

ke Antibes

Satu tempat yang gak boleh dilewatkan saat jalan-jalan ke Antibes. Antibes’ old town telah existed sejak abad ke-16 dan tak pernah berubah. Menjelajahi kota tua Antibes terasa bak menyusuri labirin jalanan berbatu di kota tua yang cute karena bangunan disini banyak yang berwarna pastel. Disini ada beberapa B&B dan hotel, restoran, kafe, serta beberapa toko yang menjual suvenir khas Antibes dan Provence region.

ke Antibes

Saya dan Kyle bersama teman Antibes kita yang berasal dari Brazil, Leonardo, sempet nongkrong di salah satu bar terkenal di Antibes, yaitu Bar Absinthe. Bar yang identik dengan Vincent Van Gogh ini terletak di ruang bawah tanah dari sebuah toko suvenir di kota tua Antibes.

ke Antibes

Kyle yang emang demen minum pengen banget minum Absinthe yang juga terkenal sebagai minuman kesukaannya Van Gogh. Saya juga sih sempet nyicipin minuman aneh ini (7 Euro per gelas). Rasanya kayak obat dan gak enak banget, hueekkk..Kayaknya gak mau lagi deh buat minum minuman ini, mo dibayarin sekalipun.

ke Antibes

Kalau kamu jalan-jalan ke Antibes, Prancis jangan lewatkan mampir ke Marche Provencal, yaitu pasar yang menjual hasil bumi dari para petani di Provence seperti keju, buah, sayuran, minyak, dan makanan. Marche Provencal buka dari bulan Juni – September jam 6 pagi – 1 siang setiap hari kecuali senin.

3. The Beach

ke Antibes

Ini nih bedanya pantai di Nice dengan Antibes. Kalau pantai di Nice berbatu (pebble beach), pantai di Antibes berpasir emas lembut serta memiliki view lautan Mediterania yang memukau. Menjelang sore hari saya dan Kyle jalan-jalan ke salah satu pantai di Antibes, Prancis. Lokasinya deket banget dari tempat kita tinggal, cuma 10 menit. Karena kita berkunjung ke Antibes saat musim gugur alias low season, gak banyak turis yang di pantai. Honestly, I think the beach in Antibes is prettier than the one in Nice since its sand is soft, has a clear turquoise water view and feel more relaxing.

ke Antibes

Saya cuma sempet ke 1 pantai di Antibes itupun gak tau namanya pantai apa. Sebenernya ada beberapa pantai yang bisa dikunjungi, yaitu Plage de La Gravette (yang menghadap ke benteng dan paling dekat dengan kota), Plage de Ponteil, Plage de la Salis (berada di sebelah selatan kota), dan Plage de la Garoupe (yang ada luxury private beach club-nya).

4. Picasso Museum

ke Antibes

Sepertinya vibe Antibes yang relaxing menjadi salah satu alasan kenapa Picasso memilih tinggal di seaside town di French Riviera ini selama 6 bulan pada tahun 1946. Rumah tempatnya tinggal, Chateau Grimaldi, kini diabadikan sebagai museum Picasso dan memamerkan lukisan, gambar, dan keramik hasil karyanya beserta karya-karya seniman kontemporer lainnya.

ke Antibes

Harga tiket masuk museum Picasso 6 Euro.

5. Fort Carre

ke Antibes

Benteng yang terkenal sebagai penjara bagi Napoleon semasa French Revolution. Fort Carre dibangun pada abad ke-16 untuk melindungi perbatasan antara Prancis dan Nice yang saat itu belum menjadi bagian Prancis.

ke Antibes

Setelah Nice diberikan Italia ke Prancis, benteng ini kemudian dibuka dan menjadi sport college bagi tentara Prancis.

JUAN-LES-PINS, ONE OF PLACES TO VISIT NEAR ANTIBES

ke Antibes

Selain ngabisin 2 hari di Antibes, Prancis, saya dan Kyle juga sempet main ke Juan-les-Pins, sebuah seaside town kecil yang berada di sebelah barat Antibes bersama Leo dan teman-teman kantornya di Sophia Antipolis. Kita nongkrong di sebuah restoran sampai tengah malam. Karena berangkat ke Juan-les-Pins-nya setelah petang, saya gak begitu inget ada apa aja di kota kecil ini, tapi yang jelas bentuk kota dan bangunannya mirip dengan Antibes.

Juan-les-Pins adalah kota sekaligus health resort and spa yang berada di antara Nice dan Cannes, hanya berjarak 13 kilometer dari bandara Nice. Juan-les-Pins terkenal sebagai destinasi liburannya kalangan jet-set. Kota ini dilengkapi dengan berbagi kasino, klub malam, serta pantai.

Kunjungan saya ke Antibes memang singkat, tapi lumayan memorable. Mungkin next visit bisa ke Cannes ya, asal siap merogoh dompet lebih dalam.

Curious about my adventures in Europe and America ?. You can click the following links to see my traveling videos that have aired on Net TV :

  1. Desa Hallstatt, Desa dengan Arsitektur Klasik di Pinggir Danau
  2. Imutnya Park Guell, Dunia Fantasi Ala Gaudi di Barcelona
  3. Ada Turki Mini di Bosnia Herzegovina
  4. Nyobain Makanan Khas Bosnia, Kaya Rasa dan Pasti Halal
  5. The Bean, Seni Kontemporer yang Ada di Film – film Hollywood

Watch & subscribe to my daily vlog in America at my YouTube channel : Dada Kimura

One thought on “Trip Dadakan ke Antibes, Prancis. A Pastel-Colored Seaside Town in French Riviera

  1. Pingback: Jalan-Jalan ke Monaco, Negara Tanpa Tax yang Kasinonya Mirip Istana – The Island Girl Adventures

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s