Jalan-Jalan ke Taiwan Tanpa Visa. Solo Travel ke Taipei Selama 3 Hari

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

I’ve heard many good things about Taiwan from friends and fellow travelers for quite long. Some said the people are very nice and speak good English, the others said the food is really tasty. With the rising popularity of the bubble tea and its night markets, and geographical proximity to Japan, a visit to Taiwan is a must-do for me before continuing my winter trip to Japan.

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

Sebagian besar traveler Indonesia kalau liburan ke Asia Timur biasanya hanya menghabiskan waktu di 1 negara selama 1-2 minggu. Alasannya bisa karena jumlah cuti yang terbatas, budget, atau karena daftar tempat yang mau dikunjungi di satu negara itu udah panjang, jadi gak mungkin ke negara lain, misalnya aja ke Jepang. Tapi karena akhir tahun 2019 saya punya banyak waktu dan ketika iseng lihat peta saya lihat Taiwan terletak dekat dengan Jepang, saya pikir kenapa gak sekalian kesana?. Sekalian membuktikan hal-hal bagus yang selama ini diceritain temen-temen saya tentang Taiwan.

Saya ingat waktu saya dan Kyle dinner di Raminten, Jogja dengan dua orang teman kita dari Amerika dan Canada. Mereka semangat banget saat cerita tentang Taiwan. Scott dan Arianne begitu impressed dengan negara yang bernama resmi Republic of China ini setelah tinggal dan bekerja di Taipei selama beberapa bulan. Katanya orang-orangnya baik banget dan bisa bahasa Inggris. Bahkan mereka sempat bilang kalau bisa tinggal di Asia lagi mereka pilih tinggal di Taiwan. Kesannya Taiwan tuh keren banget dan worth to visit, jadi bikin saya mikir kayaknya bakal nyesel nih kalau gak kesana. Apalagi bekas teman kantor saya yang dulu grad schoolnya disana dan sempet kerja disana juga bilang makanannya murah, kayak di Jakarta tapi standar gajinya tinggi. Hmm jadi makin penasaran kan?. Setelah cek google flights dan ngelihat tiket dari Taipei ke Tokyo cuma kurang dari 1 juta, saya putuskan untuk jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa sebelum memulai winter trip ke Jepang.

JALAN-JALAN KE TAIWAN TANPA VISA : APAKAH BENER GAK PERLU VISA ?

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

Apa mungkin jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa ? Secara biasanya kan WNI perlu visa kalau mau liburan ke negara-negara maju. Seinget saya sih Taiwan belum termasuk dalam daftar negara bebas visa buat WNI. Tapi saya juga pernah baca di sebuah inflight magazine kalau kita bisa masuk ke wilayah Taiwan tanpa visa asal pernah punya visa Schengen, udah gak berlaku juga bisa dipakai. Setelah riset sebentar, ternyata bener. Kalau kamu juga punya visa Jepang, US, atau Kanada, kamu bisa makai itu untuk jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa.

 Saat ini wisatawan Indonesia tidak memenuhi syarat untuk masuk ke Taiwan tanpa visa, tetapi apabila wisatawan Indonesia tersebut memiliki visa atau izin tinggal dari negara Amerika, Jepang, Korea, Australia, New Zealand, Uni Eropa yang masih berlaku, mendapatkan izin masuk ke negara Taiwan dengan cara mengisi formulir online di website National Immigration Agency of Taiwan dan tidak perlu mendaftar visa Taiwan.

Sumber : Taipei Economic and Trade Office

Meski judulnya bisa jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa, tapi kita mesti tetep apply Travel Authorization Certificate secara online disini. Prosesnya sangat straightforward dan cuma perlu waktu kurang dari 5 menit. Saya punya visa dari US dan Schengen (Uni Eropa) serta waiver dari Jepang, tapi visa yang saya pakai untuk apply TAC adalah visa Amerika. Setelah isi formulir, 1 menit kemudian TAC saya disetujui.

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

TAC mesti diprint untuk ditunjukkan ke petugas imigrasi Taiwan bersama paspor saat mau masuk dan keluar wilayah Taiwan. Selain itu, petugas maskapai (Batik air) juga ngecek TAC saya bersama visa Amerika yang saya pakai buat apply TAC saat check-in.

Apakah tetep bisa jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa kalau belum pernah punya visa dari negara-negara yang disebut diatas? Ya gak bisa dong. Tapi kamu masih tetep bisa liburan ke Taiwan kok dengan cara apply visa ke Taipei Economic and Trade Office (TETO) Jakarta. Jenis visa dan persyaratannya bisa dibaca disini. Yang perlu diingat adalah pastikan paspor kamu masa berlakunya lebih dari 6 bulan.

Kalau kebetulan mesti transit di Taiwan apakah perlu visa transit Taiwan?. Nope. Tidak perlu visa transit Taiwan saat transit di wilayahnya. Yang penting masa berlaku paspor lebih dari 6 bulan, ada tiket round-trip atau penerbangan selanjutnya dan visa negara tujuan (kalau perlu visa untuk masuk ke negara itu).

JALAN-JALAN KE TAIWAN TANPA VISA : HOW TO GET THERE

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

Saya terbang ke Taiwan dari Jakarta dengan naik Batik air. Meski terbang saat peak season dan mendekati Christmas, saya masih bisa dapet tiket dengan harga terjangkau, yaitu cuma 2 juta Rupiah. Tiket saya beli disini dari 1 bulan sebelumnya. Penerbangan berlangsung selama 4 jam dan asyiknya gak pakai transit. Saya tiba di Taipei sekitar jam 11 malam dan setelah ngelewatin imigrasi langsung beli tiket bus di loket bus di lantai dasar terminal kedatangan Taiwan Taoyuan International Airport.

Saya pilih naik bus karena waktu itu udah lewat tengah malam dan subway cuma beroperasi sampai jam 12 malam kata teman saya, sementara bus 1962 masih beroperasi sampai jam 1 malam. Lagipula saya nginepnya di Tucheng, New Taipei City yang mana lebih dekat dari airport dan bisa dijangkau oleh bus. Saya beli tiket bus 1962 seharga NT$ 135.

Oya, saya gak nuker uang sama sekali sebelum terbang ke Taiwan, tapi selalu ambil cash di ATM.

JALAN-JALAN KE TAIWAN TANPA VISA : GETTING AROUND

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

Taipei memiliki sistem transportasi publik yang efisien dan convenient bahkan bagi solo traveler seperti saya. Sangat mudah pindah dari 1 tempat wisata ke tempat wisata lainnya dengan Taipei Metro atau MRT. Selama jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa, saya lebih sering menggunakan MRT dan cuma beberapa kali pakai bus, yaitu pas ambil day trip ke Jiufen serta dari dan ke airport. Ada 107 stasiun MRT di sekitar pusat kota Taipei dan sekitarnya yang terbagi dalam 5 line: brown, red, green, orange, and blue. Pengumuman di dalam kereta dalam bahasa Mandarin dan Inggris, jadi kalau kamu gak bisa bahasa Mandarin pun sangat mudah untuk menavigasikan diri selama jalan-jalan ke Taipei.

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

Untuk muter-muter di Taipei saya pakai EasyCard, semacam kartu MRT Jakarta atau Singapore. EasyCard bisa dibeli di loket di stasiun MRT tapi saya dipinjemin punya temen saya. EasyCard juga bisa dipakai buat belanja di 711 dan Family Mart. Selain itu, ada juga Taipei Pass yang menawarkan unlimited rides untuk MRT dan bus di Taipei selama 1, 2, 3, dan 5 hari. Taipei Pass bisa dibeli di customer service counters di stasiun MRT.

Untuk naik bus, kamu bisa bayar pakai EasyCard ataupun cash. Saya waktu itu bayar pakai cash langsung ke drivernya pas naik ke bus. Abis bayar driver akan kasih tanda terima dan semacam kartu yang mesti dikembalikan pas akan turun dari bus.

JALAN-JALAN KE TAIWAN TANPA VISA : THINGS TO SEE & DO

  1. Taipei 101
Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

Gedung yang dulunya bernama Taipei World Financial Center ini sempat menjadi gedung tertinggi di dunia dari tahun 2004 – 2010 hingga akhirnya dikalahkan oleh Burj Khalifa di Dubai, UAE. Sebelum kesini saya pikir Taipei 101 ini tuh cuma gedung kantor biasa eh taunya mal haha. Tapi malnya keren sih, di lantai paling atas sedang ada instalasi Christmas yang kece abis, brand2nya juga oke. Kalau kamu liburan ke Taiwan, jangan lupa mampir ke lantai B1 Taipei 101 karena disini ada Din Tai Fung, a world-renowned Taiwanese restaurant yang juga terdaftar sebagai one Michelin star restaurant. Saya happy banget abis makan di Din Tai Fung, kayaknya belum pernah sehappy itu deh abis makan. Tapi detailnya akan saya ceritain nanti.

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

Selama jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa, saya gak kepikiran buat naik ke atas Taipei 101 buat ngelihat skyline-nya Taipei. It just wasn’t my cup of tea. Tapi buat kamu yang demen ngelihat view kota dari atas, kamu bisa naik ke Taipei 101 Observatory dari jam 9 pagi – 10 malam. Tiketnya NT$ 600 per orang.

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

Taipei 101 terletak di distrik Xinyi, a commercialnya hub-nya Taipei yang mana ada banyak mal, gedung perkantoran, nice restaurants and trendy clubs. Cukup sekali menjejakkan kaki di Xinyi saya langsung tahu ini kawasan favorit saya di Taipei hehe..malnya keren-keren sih.

2. Xinyi Assembly Hall

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

Gak jauh dari Taipei’s high-end Xinyi district, ada satu tempat yang worth to visit. Selain karena nilai sejarahnya, you could also burn some calories while walking towards Xinyi Assembly Hall from Taipei 101.

Kontras dengan distrik Xinyi yang penuh gedung pencakar langit yang moderen, Xinyi Assembly Hall justru terlihat bagai Taiwan di masa lampau. Terdiri dari rumah-rumah beratap rendah yang sederhana, Xinyi Assembly Hall dulunya merupakan rumah para veteran perang yang pindah ke Taiwan pada masa perang saudara. Komplek rumah jadul yang juga disebut desa Sisinan ini kemudian oleh pemerintah kota Taipei dijadikan sebagai Cultural Hall and Cultural Park of Xinyi sejak tahun 2003. Fasad depan rumah tetap dipertahankan seperti bentuk aslinya, tapi bagian dalam kini telah banyak diubah jadi coffee shop, toko suvenir, dan butik. Open space di halaman komplek sering dipakai untuk markets, events, dan exhibitions.

Tip : Bukit sekitar Xinyi Assembly Hall merupakan salah satu tempat terbaik untuk ngambil foto dengan background Taipei 101. Jadi pastiin kamu kesini kalau mau ambil foto Taipei 101 yang bagus.

3. Chiang Kai-shek Memorial Hall

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

Ini tempat wisata yang pertama saya datengin selama jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa. Chiang Kai-shek Memorial Hall adalah sebuah monumen berbentuk oktagon yang dibangun untuk mengenang dan menghormati Chiang Kai-shek, mantan presiden Taiwan. Monumen ini ngingetin saya dengan Lincoln Memorial di Washington DC, Amerika Serikat karena ukuran patung dan posisinya.

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

Chiang Kai-shek Memorial Hall dibangun memakai cultural symbolism seperti bentuk monumen yang bersisi delapan merepresentasikan kepercayaan masyarakat yang secara tradisional mengasosiasikan angka 8 dengan kekayaan dan kemakmuran. Sementara itu atap monumen berwarna merah dan biru, seperti warna bendera Taiwan.

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

Selain naik ke atas buat ngelihat patung Chiang Kai-shek, saya sempat juga masuk ke bagian bawah monumen. Di dalam ada museum yang mendokumentasikan hidup Chiang Kai-shek dan perjalanan karir politiknya serta sejarah Taiwan. Ada juga pameran seni pas saya kesana. Tapi sebenarnya bagian favorit saya adalah halaman monumen yang super luas. Disini kamu bisa jalan-jalan sambil mengamati keindahan arsitektur klasik Taiwan yang hadir pada gedung National Theater dan National Concert Hall. Atau duduk menikmati suasana di Chiang Kai-shek Memorial Park. I love this park! I appreciate silence and serenity so I sat there for almost 2 hours.

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

Chiang Kai-shek Memorial Hall juga dilengkapi dengan musholla sebagai tempat salat. Untuk masuk kesini kamu gak perlu beli tiket alias gratis.

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

4. Ximending

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

Ximending adalah sebuah walking shopping area yang juga dijuluki sebagai Shinjuku-nya Taipei. Ditetapkan sebagai pedestrian area sejak tahun 1999, Ximending adalah salah satu area dengan the best night view in Taipei. Karena terletak di distrik Wanhua atau kota tuanya Taipei, disini kamu bisa melihat beberapa gedung kuno yang jadi ikonnya Ximending. Salah satu gedung tertua disini adalah Red House, sebuah gedung berarsitektur Jepang klasik yang berdiri sejak masa pendudukan Jepang di Taiwan. Red House yang dulunya market kini diubah menjadi teater (juga toko suvenir), sekaligus menjadi a popular scene untuk komunitas LGBT di Taipei (Taiwan adalah negara pertama di Asia yang melegalkan same-sex marriage).

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

I spent my time in Ximending just for a bit as I felt tired after exploring Jiufen (will tell you about the ‘Spirited Away’ village on the next post). It was a rainy night so I decided to jump on the queue to buy the Xin Fu Tang bubble tea and paid a visit to the Red House building and Ximen night market.

5. Night Markets

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

Orang yang belum kepikiran mau liburan ke Taiwan saya yakin juga pasti pernah denger soal night marketsnya Taipei yang begitu populer. Pasar malam menjadi salah satu hal yang menurut saya membuat Taiwan unik. Taiwan termasuk negara maju di Asia tapi disini tempat jualan street food masih dipertahankan dan sukses dijadikan magnet kunjungan turis.

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

Meski night markets secara tradisional merupakan fenomena dari Tiongkok daratan, tapi night markets di Taiwan telah berkembang menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Kalau mau menikmati night life di Taipei, salah satu cara terbaik ya dengan jajan di night marketsnya. Night markets di Taiwan berkembang sejak akhir perang sipil pada tahun 1950. Chiang Kai-shek bersama lebih dari 2 juta orang pendukungnya memutuskan untuk mundur ke pulau Formosa. Tak lupa, ia membawa serta beberapa chef terbaik dari Tiongkok daratan.

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

5 night markets terpopuler di Taipei adalah Shilin (terbesar dan paling terkenal), Ningxia (terkenal akan tiram dan egg omeletsnya), Huaxi (terkenal dengan daging ular dan snake wine), Raohe (salah satu yang tertua dan paling tradisional di Taiwan), serta Linjiang (yang mana menjual makanan unik peanut-powdered pig’s blood rice cakes)

Shilin mungkin yang paling terkenal dan terbesar tapi juga sangat touristy. Makanya saya agak males kesana. Night market yang saya kunjungi adalah Raohe Street Night Market yang berada dekat dengan Rainbow Bridge. Raohe buka dari jam 5 sore hingga tengah malam. Tak cuma menjual makanan, bubble tea, dan snack, tapi ada juga kios-kios yang menjual pakaian dan suvenir. I tried oyster soup and some traditional Taiwanese snacks here.

Tepat di sebelah gerbang Raohe Street Night Market, ada sebuah kuil Tao bernama Songshan Ciyou temple yang juga worth to visit.

6. Rainbow Bridge

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

A modern landmark and popular tourist destination for those visiting Taipei. Rainbow bridge terlihat sangat mencolok dengan warna merahnya dan bentuknya yang menyerupai huruf S. Jembatan ini hanya bisa diakses dengan berjalan kaki atau naik sepeda. Terletak dekat banget dengan Raohe Street Night Market, rainbow bridge yang dibangun di atas sungai Keelung sering dikunjungi oleh turis dan jadi lokasi foto yang populer.

JALAN-JALAN KE TAIWAN TANPA VISA : WHAT & WHERE TO EAT

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

Seperti yang udah diketahui banyak orang, Taipei terkenal banget dengan food scene-nya. Visiting Taipei is more like a food journey than a historical journey. It’s a paradise for foodie, and after tasting some of its specialties, I fell in love. Berikut beberapa makanan dan minuman Taiwan yang udah saya cobain selama jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa, dan bisa kamu pertimbangkan untuk dicoba juga :

  1. Xiao Long Bao & Golden Bun at Din Tai Fung
Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

Ini nih yang bikin saya happy banget pas makan di Din Tai Fung Taipei 101. Saking senengnya ampe mau nangis deh haha. Gak rugi deh ngantre makan di restoran one Michelin star ini selama 1 jam. Saya emang cukup sering makan di Din Tai Fung Pacific Place Jakarta tapi sayangnya sejak beberapa waktu lalu red bean xiao long bao-nya udah gak ada lagi di menu. Tapi di Taipei 101 ini masih ada lho. Well, temen orang Taiwan sih khusus minta itu karena saya emang pengen makan itu.

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

Trus golden bun-nya enak parah. asli enak banget! Selain itu masih ada nasi goreng dan duck noodle yang juga tasty banget.

2. Bubble tea at Xin Fu Tang

Kalau ini udah gak perlu dijelasin lah ya, secara di Indonesia juga udah ada. Cuma bedanya Xin Fu Tang di Taipei gak begitu manis, cocok ama selera saya. Lebih enak xin fu tang pula dibanding tiger sugar. Saya nyobain brown sugar xin fu tang di Ximending.

3. Beef noodle soup at Lin Dong Fang

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

Another Michelin-rated restaurant that I’ve visited in Taiwan. haha, I can’t believe how Taiwan and Japan turn me to be a foodie. I used to eat just to survive in foreign countries. But now I travel to taste food…

Lin Dong Fang menyajikan noodle soup yang berisi mie yang bentuknya mirip udon, daging sapi rebus yang lembut, dan tendon daging sapi dalam kuah kaldu daging yang sangat lezat. Rasanya enak kok, terutama kuahnya yang segar. Tapi karena lidah saya terbiasa dengan makanan Indonesia yang kaya rasa, jadinya saya campur aja dengan chili paste yang disediakan di setiap meja makan. Rasanya jadi agak mirip kalau makan pakai sambal gitu.

Semangkuk beef noodle soup ukuran small harganya kalau gak salah NT$ 195. Gak perlu pesan yang ukuran besar karena yang kecil aja udah gede porsinya. Selain beef noodle soup, saya sempet nyobain juga side dish yang namannya hua gan (tofu dimasak dalam kaldu sapi). Kalau mau kesini saat jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa, siap-siap antre ya karena restonya emang terkenal. Waktu itu saya cukup beruntung cuma antre selama 5 menit buat dinner disini.

LocationNo. 4-3, Andong Street, Zhongshan District, Taipei City, Taiwan 10491

4. Oyster Soup

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

Oh-Ah Mee Sua atau oyster vermicelli soup atau sup bihun tiram, salah satu street food snack yang populer di Taiwan. Meski judulnya snack, makan semangkuk oyster vermicelli soup nyatanya bikin saya kenyang dan gak perlu makan malam lagi. Rasanya segar karena kuahnya bening dan ringan. Kios yang berada di tengah Raohe Night Street Market ini sudah berdiri sejak 1937. Semangkuk oyster vermicelli soup harganya NT$ 65.

5. Ah Gan taro balls

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

Snack Taiwan lainnya yang juga sudah lama terkenal di Indonesia lewat Hong Tang dkk. Tapi kabarnya yang paling terkenal adalah taro balls di Jiufen. Ah Gan taro balls bisa dipilih mau disajikan secara panas atau dingin dan bisa dinikmati sambil ngeliatin view indah pegunungan di Jiufen, distrik Ruifang, New Taipei City. Sayangnya (seperti seringkali terjadi dalam trip-trip saya sebelumnya), waktu itu hujan deres huhu jadi cuma bisa ngelihatin hujan dan kabut.

6. Tanghulu

Jalan-jalan ke Taiwan tanpa visa

Atau sugar coated fruits yang lazim dijumpai di Taiwan, Jepang, dan Vietnam. Rasanya ya udah pasti manis banget!

Bagaimana dengan stinky tofu? Kan terkenal banget tuh di Taiwan. Saya emang sengaja gak nyobain makanan yang satu ini. Biar dibilang enak banget kalau baunya tengik kayak gitu, mending gak usah nyicipin aja. Toh masih ada makanan enak lainnya hehe..

Ah Taiwan emang meninggalkan kesan yang cukup mendalam buat saya. Saya suka jalan -jalan ke Taiwan tanpa visa karena orang-orang di Taipei sopan dan civilized, dan saya suka aksen mereka. Mereka juga nice, saya aja dikasih sim card gratis padahal dateng ke toko seluler mau beli sim card. Pas tahu saya cuma stay di Taipei selama beberapa hari, pegawai toko kasih sim card for free. Duh asyiknya..

Setelah selesai trip dari Jepang selama 16 hari, saya sempat mempertimbangkan untuk balik ke Taipei selama 1 minggu sambil nunggu banjir reda di Jakarta. Tapi karena beberapa alasan saya malah ke Singapore. Ya udah next time ya Taipei. Saya sih pasti bakal balik lagi kesana karena pengen nyobain Beitou hot spring.

Curious about my adventures in Europe and America ?. You can click the following links to see my traveling videos that have aired on Net TV :

  1. Desa Hallstatt, Desa dengan Arsitektur Klasik di Pinggir Danau
  2. Imutnya Park Guell, Dunia Fantasi Ala Gaudi di Barcelona
  3. Ada Turki Mini di Bosnia Herzegovina
  4. Nyobain Makanan Khas Bosnia, Kaya Rasa dan Pasti Halal
  5. The Bean, Seni Kontemporer yang Ada di Film – film Hollywood

Watch & subscribe to my daily vlog in America at my YouTube channel : Dada Kimura

5 thoughts on “Jalan-Jalan ke Taiwan Tanpa Visa. Solo Travel ke Taipei Selama 3 Hari

  1. Pingback: Jalan-Jalan ke Jiufen, Kota 'Spirited Away' di Taiwan. Worth To Visit kah? – The Island Girl Adventures

  2. veenzy

    Dari dulu memang sudah pengen banget ke Taiwan. Ini semua karna hebatnya gaung F4 saat itu. Terus baca review perjalan ke Taiwan makin bikin saya harus ke sana segera. Semoga dalam tahun ini bisa segera ke sana.. Makasih infonya 🙂

    Like

  3. Pingback: Jalan-Jalan ke Tokyo, Jepang: Kemana Saja Selama 8 Hari ? – The Island Girl Adventures

  4. Pingback: Jalan-Jalan ke Kyoto : Itinerary 4 Hari Ke Ibukota Masa Lampau Jepang – The Island Girl Adventures

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s