Liburan ke Washington DC. Things to See and Do in the US Capital in 3 Days

Liburan ke Washington DC

I didnt have a plan to see Washington DC until I watched a traveling video from Drew Binsky on Facebook. In that video he’s going around DC with segway and when I see the buildings behind him, it looks like in Europe !. From that moment, I tell myself if I go to the US one of the city I have to see is DC.

Finally my chance to see other states than Wisconsin is coming ! Itu yang ada dipikiran saya ketika bulan Maret tiba. Setelah ‘terjebak’ dalam extreme winter yang kayaknya gak kunjung selesai dan super dingin (up to -32 derajat tapi terasa seperti -46 derajat Celcius), akhirnya tanggal 17 Maret lalu saya bisa juga traveling ke negara bagian lain. Seperti yang saya tulis di atas, DC jadi pilihan utama karena setelah ngelihat videonya Drew Binsky saya jadi tertarik kesana. Arsitektur serta suasananya agak mirip dengan Eropa. Selain karena kebetulan nyokapnya Kyle ada konferensi di DC jadi bisa sekalian deh bareng liburan ke Washington DC.

Untuk menuju ke DC, saya terbang dengan menggunakan Delta Airlines dari Milwaukee ke Washington DC. Sebenarnya di Appleton juga ada bandara, deket banget malah dari rumah. Cuma 10 menit !. Cuma karena tiketnya lebih terjangkau kalau terbang dari Milwaukee, akhirnya saya pilih flight berharga $144 ini. Harga segini sudah termasuk tiket murah ke Washington DC lho!

Setelah terbang 2x dengan transit di Minneapolis, Minnesota, jam 12.30 sampailah saya di bandara Dulles International Airport. Bandara DC yang ini letaknya jauh dengan pusat kota, perlu satu jam-an untuk ke downtown. Jadi dari bandara mesti naik silver line express bus service ke Wiehle-Reston East (tiket bus $ 5), lalu ganti dengan metro menuju downtown. Karena sempet ada drama bagasi dengan Delta Airlines yang detailnya bisa dibaca disini, waktu udah menunjukkan jam 5 sore ketika saya sampai di hotel. Tapi meski begitu, sukses juga sih manfaatin 2 jam tersisa sebelum sunset untuk muter-muter ngeliat National Mall.

In total, saya stay selama 3 hari liburan ke Washington DC. Dalam waktu 3 hari itu saya sukses visiting banyak monuments, museums, parks, sampai neighborhood yang kece. Here are what you can see and do in DC in 3 days :

DAY 1

  1. National Mall
Liburan ke Washington DC

National Mall adalah komplek seluas 2 miles (3,2 km) yang dibangun untuk menghormati para leluhur dan pahlawan yang telah berjasa dalam perjalanan sejarah Amerika Serikat. Membentang dari barat ke timur, National Mall terdiri dari Lincoln Memorial, World War II Memorial, Washington Monument, Vietnam Veterans Memorial, Korean War Veterans Memorial, Martin Luther King, Jr. Memorial, Franklin Delano Roosevelt Memorial, dan Thomas Jefferson Memorial. Monumen dan tugu peringatan dibangun dalam komplek yang hijau dan rimbun. Jadi asyik jalan-jalan disini.

Setelah nyimpen koper di dalam kamar hotel, saya bergegas menuju ke National Mall. Dari hotel Hamilton yang berada di downtown Washington DC cukup jalan kaki selama 20 menit ke National Mall. Meski sebenarnya bisa juga sih naik bus atau circulator bus yang gratis hehe. Tempat yang pertama saya tuju adalah Washington Monument karena ini yang paling keliatan dari trotoar, plus ikonik banget karena kadang muncul dalam film Hollywood. Dari jam 5 sore sampai setelah sunset, saya bisa loh visit ke semua monumen dan memorial. Tapi kalau mau nyantai, siapkan waktu 3- 4 jam disini.

Washington Monument

Liburan ke Washington DC
Washington Monument. pic is taken by a nice girl from UAE

Dibangun untuk menghormati George Washington, presiden pertama AS. Pasti inget dong siapa doi, secara dulu sering muncul dalam pelajaran sejarah waktu SD. Menara berbentuk Obelisk ini terbuat dari marmer dan tingginya mencapai 555 kaki (169 m). Visitor juga bisa naik ke puncak dengan lift untuk melihat view DC dari atas. Eh tapi sayangnya waktu saya kesana liftnya lagi direnovasi, jadi gak bisa naik deh. Tapi asyik juga kok foto2 di depan monumen, juga duduk di halaman berumput sambil nontonin turis-turis yang lewat. Di sore hari, banyak warga dan turis yang nongkrong di sekitar Washington Monument. Ada yang sibuk main bola, sepedaan, atau sekedar jalan-jalan.

World War II Memorial

Liburan ke Washington DC
Part of World War II Memorial

Memorial yang dibangun untuk menghormati 16 juta tentara AS yang ikut terjun dalam perang dunia II, termasuk lebih dari 400.000 tentara yang gugur semasa perang. World War II Memorial terdiri dari 28 tugu peringatan terbuat dari batu yang diukir dengan nama-nama negara bagian dan teritori AS seperti Hawaii, American Samoa, Guam, dsb. Letaknya persis di sebelah Washington Monument, tinggal jalan kaki 2 menit.

Lincoln Memorial

Liburan ke Washington DC
Inside of Lincoln Memorial

Memorial yang ini terasa familiar buat saya karena sering muncul di film Hollywood, diantaranya film biografi Abraham Lincoln yang berjudul Lincoln serta Abraham Lincoln : Vampire Hunter. Lincoln Memorial dibangun untuk mengenang Abraham Lincoln, presiden AS yang berjasa menghapus perbudakan lewat amandemen ke-13, yang ironisnya keputusan Lincoln ini kemudian mengawali perang saudara di AS. Lincoln Memorial berbentuk seperti kuil Yunani kuno dengan patung raksasa Lincoln di tengahnya. Undakan menuju patung Lincoln ini jadi tempat nongkrong yang pewe buat banyak students yang lagi school trip ke DC dan turis. Di bagian lain memorial, ada sebuah ruangan lain yang dindingnya di penuhi dengan quotes dari Lincoln.

Lincoln Memorial terletak sejajar dengan Washington Monument dan World War II Memorial. Di depan memorial ada Reflecting Pool. Jangan lupa ambil foto DC dari puncak tangga Lincoln Memorial ya. Dari sini viewnya keren abis dengan background Washington Monument dan Reflecting Pool. Di sekitar Reflecting Pool pun ada taman yang adem dan tenang buat jalan-jalan atau sekadar duduk nyantai.

Vietnam Veterans Memorial

Ini nih satu-satunya tugu peringatan yang saya gak berhasil nemuin tempatnya. Karena udah terlanjur jalan jauh sampai Tidal Basin alhasil males buat balik lagi karena lumayan jauh. Vietnam Veterans Memorial berbentuk tembok panjang yang ditulisi nama 58.000 tentara AS yang gugur dalam perang Vietnam.

Korean War Veterans Memorial

Liburan ke Washington DC
Korean War Veterans Memorial

Sesuai namanya, Korean Wars Veterans Memorial dibangun untuk mengenang pengorbanan tentara AS dan sekutu yang gugur dalam perang Korea. Terdiri dari 2 bagian, yaitu Wall of Remembrance dan 19 patung tentara yang terbuat dari stainless steel. Kalau mau kesini gampang, tinggal ngelewatin balik Reflecting Pool dari Lincoln Memorial lalu belok kanan. Atau ikutin aja papan petunjuk yang tersebar di banyak titik. Jangan heran juga kalau di tempat ini ada banyak turis Korea 🙂

Martin Luther King, Jr. Memorial

Liburan ke Washington DC
Martin Luther King, Jr. Memorial

Nah ini dia hero Amerika yang paling asing di mata saya. Tapi kalau doi sampai dibikinin tugu peringatan, artinya nih orang banyak jasanya buat Amerika. Setelah cek google, saya baru tahu kalau Martin Luther King, Jr. adalah seorang pendeta dan aktivis Baptis Amerika yang menjadi juru bicara dan pemimpin gerakan hak-hak sipil dari tahun 1954 hingga pembunuhannya pada tahun 1968. Doi juga terkenal dengan pidatonya yang berjudul ” I Have a Dream” yang disampaikan di tangga Lincoln Memorial. Patung raksasa Martin Luther King, Jr. terletak di sebelah kolam dan dikelilingi beberapa batuan raksasa lainnya.

Franklin Delano Roosevelt Memorial

Liburan ke Washington DC
Part of FDR Memorial

Memorial yang dibangun untuk menghormati Roosevelt, satu-satunya presiden AS yang menang pemilu 4x. Ia memimpin Amerika saat Great Depression serta mengantar Amerika terlibat dalam perang duna ke-2. FDR disebut sebagai one of the greatest US presidents, bersama George Washington dan Abraham Lincoln. Memorialnya sih menurut saya biasa aja. Ada banyak wall yang dihiasi quotes2 dari FDR. Di salah satu wall ada patung FDR bersama anjingnya.

Thomas Jefferson Memorial

Liburan ke Washington DC
Tidal Basin, i love this place

Dari FDR ke Thomas Jefferson Memorial saya tinggal jalan ngikutin pohon sakura atau ngikutin puncak memorial yang kelihatan dari jauh. Inilah memorial yang saya pengen banget kunjungin. Diantaranya karena bangunannya yang unik, berbentuk seperti Panteon atau kuil Yunani kuno dengan kubah bundar dan ditopang 26 tiang Ionic. Selain itu, Thomas Jefferson Memorial terletak di sebelah Tidal Basin yang kolamnya kelihatan tenang banget. Asyik aja kayaknya jalan-jalan sore disini.

Baru ada sedikit pohon sakura yang mekar. Itu aja udah jadi obyek foto dan selfie

Ditambah lagi, saat musim semi, di sepanjang Tidal Basin banyak pohon sakura yang bunganya tengah bermekaran. Thomas Jefferson Memorial dan Tidal Basin memang disebut sebagai tempat yang paling pas untuk menikmati mekarnya bunga sakura di DC. Duh sayangnya pas kesana baru ada 1-2 pohon yang ada bunga sakuranya. Jalan kaki di sepanjang Tidal Basin menuju ke Thomas Jefferson Memorial sebenarnya gak dekat, tapi seneng aja jalan-jalan disana karena viewnya indah banget dan tenang.

Liburan ke Washington DC
Thomas Jefferson Memorial

Thomas Jefferson dikenal sebagai salah satu founding fathernya Amerika. Doilah yang menulis Declaration of Independece, dan pernah menjadi first secretary of state semasa kepemimpinan presiden George Washington.

2. The White House

Liburan ke Washington DC
White House

Tempat kediaman dan kantor resmi presiden AS. Artinya, Trump tinggal dan kerja dari sini. Saya mengunjungi White House pas lagi di jalan menuju ke National Mall. Bangunannya ya sama persis dengan yang sering kita lihat di film, berita dan foto. Hanya saja kalau mau masuk mesti reservasi tur dulu. WN Amerika sih tinggal menghubungi kantor anggota Conggresnya dan bilang mau ikut tur White House. Mereka nanti yang akan atur turnya. Sementara, menurut informasi yang saya baca, sebenarnya turis asing juga bisa loh ikutan tur ke dalam White House. Syaratnya cukup hubungi kedutaan negara masing-masing biar dibantu kedutaan untuk ikut tur. Eh tapi, kedutaan Indonesia DC bilang dalam webnya kalau mereka gak bisa bantu WNI yang mau ikut tur karena sibuk. Oo… maca cih sesibuk itu… ??.

Dua kali saya berkunjung ke White House, pas hari pertama dan terakhir di DC. Di hari terakhir, pengamanan sedang diperketat karena kayaknya lagi ada acara gitu di dalam. Jadi visitor cuma boleh ngelihat dari seberang jalan. Ada banyak reporter tv lagi live juga sih. Kalau pas gak ada acara sih kebanyakan yang datang adalah turis dan orang-orang yang lagi demo.

DAY 2

  1. US Capitol
Liburan ke Washington DC
US Capitol

Rumahnya anggota Congress (Senate & House of Representative). Terletak di bukit Capitol di ujung timur National Mall. Dari Washington Monument tinggal nyebrang jalan lalu jalan kaki +/- setengah jam ke arah timur sampai ke puncak bukit. Kalau ogah jalan bisa naik circulator bus. US Capitol membolehkan turis untuk ikut free tour setiap harinya. Caranya dengan mengunjungi gedung US Capitol visitor center dulu tepatnya di information center, di lower floor, untuk ambil same day passes mulai dari jam 08.30 pagi – 04.30 sore. Tur berjalan selama 90 menit. Mau lihat ruang kerja senat juga bisa. Cukup dengan ambil gallery passes di house and senate appointment desks.

2. Museum

Liburan ke Washington DC
Salah satu exhibit di dalam permanent exhibition di US Holocaust Memorial Museum

Di antara National Mall dan US Capitol berjejer museum-museum menarik yang sayang banget kalau gak dikunjungi. Apalagi hampir semua museum ini FREE alias gak perlu bayar sama sekali. Hmm kapan lagi ke museum bagus tanpa tiket ?. Saya sih cukup masuk ke 1 museum yang saya emang tertarik ama topiknya yaitu US Holocaust Memorial Museum. Museum satu ini emang kereen abis! Penuh dengan informasi dan knowledges seputar tragedi Holocaust dan apa yang terjadi di Amerika sebelum akhirnya mereka memutuskan untuk involve dalam PD II. US Holocaust Memorial Museum memiliki beberapa exhibition yang free untuk dikunjungi tapi khusus untuk permanent exhibition dikenakan tarif. Eh emang dasar lagi lucky, waktu saya nanya ke information center soal tiket ini, petugasnya nanya saya ama siapa. Ketika tahu saya sendiri dia kasih tiket free dong. Wah baiknya… sampai sekarang saya juga gak tahu berapa harga tiket untuk permanent exhibition.

Dalam exhibition pertama yang saya datengin, ada beragam informasi dalam bentuk video, kliping surat kabar, polling, sampai iklan bioskop yang menggambarkan polemik PD II dan Holocaust di antara masyarakat Amerika pada masa itu. Bahkan setelah diputuskan mereka akan ikut bantu mengalahkan Nazi Jerman, masih banyak politisi dan warga Amerika yang menolak kedatangan para imigran pengungsi perang II yang mayoritas Jewish. Para pengungsi ini bahkan sempat terlunta-lunta di pelabuhan di New York selama 9 bulan sampai akhirnya dibolehkan masuk wilayah AS. Sementara itu, permanent exhibition menceritakan kronologis Holocaust dan perang melawan Nazi Jerman dalam bentuk diorama, film, tulisan, foto, dan video. Ada juga film yang menceritakan stereotip buruk yang dialamatkan kepada Jewish dari masa baheula sampai modern yang kemudian berujung tragedi Holocaust. Yang ngeri disini adalah diorama tragedi genosida di Auswitz, kamp genosida milik Nazi Jerman di Polandia. Ngeri, sedih plus kasihan melihat sesama manusia diperlakukan tak manusiawi kayak gitu…

Untuk 1 museum aja saya ngabisin waktu 3 jam. Bayangin perlu berapa lama kalau mau masuk ke semua museum di DC. Tapi kalau mau masuk beberapa museum dalam 1 hari, sebaiknya pilih 2 museum. Total ada 14 free museum di DC, yaitu :

a. US Holocaust Memorial Museum

b. National Museum of Natural History

c. National Museum of American History

d. Hirshhorn Museum and Sculpture Garden

e. National Museum of American Indian

f. National Museum of African American History and Culture (perlu booking dulu mulai jam 6.30 pagi untuk dapet same-day timed entry passes)

g. National Museum of African Art

h. Smithsonian Castle

i. US Bureau of Engraving and Printing (tempat uang US dollar dicetak. Kalau mau masuk perlu antre mulai jam 8 pagi untuk dapet free tiket yang jumlahnya terbatas)

j. National Archives Museum

k. Smithsonian Institution’s Museum of Asian Art

l. National Air & Space Museum

m. US Botanic Garden

n. National Gallery of Art

DAY 3

  1. Exploring Historic Georgetown
Liburan ke Washington DC
A corner of Georgetown

Jalan-jalan ke Washington DC gak melulu mengunjungi tempat penting dan bersejarah. Puas ngabisin waktu di museum dan gedung- gedung, hari ketiga adalah saatnya bersantai dan exploring historic neighborhood in DC. Georgetown adalah kawasan bersejarah di DC yang kini telah berubah jadi kawasan hipster. Disinilah rumah pertama di DC dibangun. Untuk menuju kesana, saya tinggal naik circulator bus yang membawa saya ke Georgetown dari downtown dalam waktu 20 menit. Meski judulnya historic, rumah-rumah di Georgetown berada dalam kondisi yang well maintained, colorful, cute dan cantik banget. Gak capek deh strolling around Georgetown for hours. Di pusat kota Georgetown, saya nemuin ada banyak butik, kafe dan restoran. Cocok buat yang mau shopping di DC..

Liburan ke Washington DC

Dari Georgetown, kamu juga bisa melipir ke waterfront di sore hari buat kongkow. Atau nyobain sedikit menu Indonesia di restoran Asia Banana Leaves.

2. Ford’s Theatre

Balik lagi ke downtown DC, ada sebuah tempat bersejarah yang patut dikunjungi para history buff. Ford’s Theatre merupakan tempat dimana Abraham Lincoln ditembak. Saat terluka ia dibawa ke sebuah rumah yang berada tepat di seberang teater ini. Rumah ini kini dibuka untuk umum dari jam 9.30 pagi sampai 5.30 sore. Sayang waktu sampai sini udah gelap jadi gak bisa masuk rumahnya deh..

3. Library Congress

Liburan ke Washington DC
Library Congress. Sumber : google

Library Congress berada di dekat US Capitol. Kalau masih ada waktu sempatkan mampir kesini karena librarynya indah banget.

Tempat wisata di DC emang beda dengan tempat wisata di New York yang sebagian besar bertema entertainment. Tapi kalau kamu suka sejarah dan suka visiting kota internasional yang tenang, cobain liburan ke Washington DC dulu. Are u ready to explore DC in 3 days ?. Lemme know !

This article has been published at http://www.okezone.com on Saturday, April 6th, 2019. https://lifestyle.okezone.com/read/2019/04/05/406/2039463/5-destinasi-wisata-yang-wajib-dikunjungi-di-washington-dc?page=1

Also on https://travel.kompas.com/read/2019/04/20/120800627/5-tempat-ini-wajib-dikunjungi-di-washington-dc

Curious about my adventures in Europe and America ?. You can click the following link to see my traveling video that has been aired in Net TV :

  1. Desa Hallstatt, Desa dengan Arsitektur Klasik di Pinggir Danau
  2. Imutnya Park Guell, Dunia Fantasi Ala Gaudi di Barcelona
  3. Ada Turki Mini di Bosnia Herzegovina
  4. Nyobain Makanan Khas Bosnia, Kaya Rasa dan Pasti Halal
  5. The Bean, Seni Kontemporer yang Ada di Film – film Hollywood

Watch & subscribe my daily vlog in America at my youtube channel : Dada Kimura

2 thoughts on “Liburan ke Washington DC. Things to See and Do in the US Capital in 3 Days

  1. Pingback: Tips Hemat Liburan ke Washington DC – The Island Girl Adventures

  2. Pingback: Jalan-Jalan ke New York. Exploring The Big Apple in 4 Days – The Island Girl Adventures

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s