Jalan-Jalan ke Jiufen, Kota Spirited Away di Taiwan. Worth To Visit kah?

Jalan-jalan ke Jiufen

I was completely forgetting about the existence of Jiufen until I saw a postcard in my Taiwanese friend’s house. Hmm.. while I have time in Taipei, why don’t I go to visit the city that reportedly inspired Japanese anime movie ‘Spirited Away’?. That’s what I thought at the time. But after I went there, I had mixed feelings towards Jiufen. Was it a bad decision?

Jalan-jalan ke Jiufen
Sumber foto : google

Tahun 2001, Studio Ghibli mengeluarkan film anime fantasi berjudul Sen to Chihiro no Kamikakushi atau Spirited Away dalam bahasa Inggris. Filmnya melejit dan sukses di pasaran, bahkan memenangkan Academy Award sebagai Best Animated Feature pada tahun 2003. Sebagai fantasy freak, saya tentu saja gak ketinggalan nonton film ini lewat dvd (karena gak diputer di bioskop waktu itu), dan kembali nonton lagi, kali ini di bioskop, pas ada festival film Ghibli tahun 2017 lalu. Diantara film-film Ghibli, Spirited Away lah yang paling saya suka karena sangat dreamlike. Filmnya sanggup bikin saya merasa tersedot ke dalam dunia fantasi milik Chihiro, selain tentunya karena cerita yang penuh petualangan namun tetap touching.

Pas saya jalan-jalan ke Taiwan bulan lalu, sebenarnya saya udah agak lupa akan keberadaan Jiufen, kota yang kabarnya menginspirasi Hayao Miyazaki akan dunia fantasi dalam film Spirited Away. Saat riset pun gak nemu info akan kota ini karena saya emang fokus ke Taipei aja. Malem-malem pas lagi asyik ngemil pinneaple pie di rumah teman saya yang orang Taiwan, saya lihat ada kartu pos bergambar rumah klasik Tiongkok bertingkat dihiasi lampion-lampion merah menyala. Kartu pos ini seakan mengundang saya untuk jalan-jalan ke Jiufen. Gosh, ini nih rumah yang ada di Spirited Away! Kenapa sampe gak masuk ke itinerary Taiwan ya?. Besoknya abis dari Chiang Kai-shek memorial hall, saya langsung cabut jalan-jalan ke Jiufen.

JALAN-JALAN KE JIUFEN : APAKAH BENAR MENGINSPIRASI SPIRITED AWAY?

Jalan-jalan ke Jiufen
Sumber foto : google

Sebelum dikenal sebagai kota yang mirip dengan downtown dalam film Spirited Away, Jiufen lebih dikenal sebagai distrik tambang emas. Makmurnya Jiufen sebagai distrik tambang emasnya Taiwan mulai terdengar pada akhir masa dinasti Qing. Demam emas kemudian membuat Jiufen semakin cepat berkembang hingga menjadi kota. Jiufen akhirnya mencapai puncak kejayaan pada masa pendudukan Jepang di Taiwan.

Sayangnya kegiatan penambangan emas mengalami kemunduran pasca perang dunia II. Tambang emas di Jiufen ditutup dan kotanya pun mengalami kemunduran, bahkan terlupakan.

Awal 1990-an, nama Jiufen kembali terangkat setelah dijadikan lokasi syuting film Taiwan berjudul ” A City of Sadness” yang sukses di pasaran. Adanya kemiripan dengan downtown dalam film anime Jepang “Spirited Away” yang rilis tahun 2001 membuat Jiufen kembali ramai dikunjungi turis, terutama oleh turis Jepang. Kini, Jiufen hampir selalu ramai oleh turis dan menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi di Taiwan.

Tapi apakah benar Jiufen merupakan kota yang menjadi inspirasi Hayao Miyazaki saat mengcreate Spirited Away?. Kalau ngelihat bangunan utama di film anime itu, ditambah gang-gang sempit berundak sih kelihatannya memang seakan Jiufen ini kota versi dunia nyata dari downtown dalam Spirited Away. Tapi, Hayao Miyazaki sendiri sebenarnya telah menyatakan bahwa Jiufen bukan model dari kota yang ada di Spirited Away.

Well, meski sang kreator telah menolak bahwa Spirited Away terinsipirasi dari kota Jiufen, tapi saya yakin fans Spirited Away dan Studio Ghibli tetap tertarik jalan-jalan ke Jiufen. Termasuk saya. Siapa yang sih yang gak kepingin merasa seolah-olah sedang memasuki dunianya Chihiro yang dreamlike?.

JALAN-JALAN KE JIUFEN : HOW TO GET THERE

Jalan-jalan ke Jiufen

Cara ke Jiufen dari Taipei sangat mudah. Dari Chiang Kai-shek memorial hall saya naik MRT blue line ke Zhongxiao Fuxing station, lalu keluar lewat exit 1, kemudian naik bus 1062 tujuan Jiufen old street station. Bus 1062 biasanya udah siap menunggu di luar pintu stasiun MRT. Kalau kamu melihat tulisan Taipei <->Jingueshi di jendela samping bus 1062, berarti kamu telah menemukan bus yang bener. Tiket bus ke Jiufen adalah NT$ 101 yang bisa dibayarkan langsung ke driver pakai EasyCard atau cash saat naik ke bus. Driver akan kasih kamu sebuah kartu tanda terima yang perlu dikembalikan saat akan turun dari bus.

Perjalanan dari Taipei ke Jiufen sendiri memakan waktu selama 1 jam 30 menit. Sekitar jam 3 sore bus 1062 yang saya naiki tiba di Jiufen old street station, yang sebenarnya lebih mirip halte bus biasa. Dari station tinggal jalan kaki 200 meter maka akan ketemu mulut gang yang merupakan jalan masuk ke Jiufen old street. Tapi jangan harap kamu bisa jalan – jalan ke Jiufen dengan leluasa ya, karena tempat ini terkenal banget. Begitu saya sampai aja hal pertama yang saya lihat adalah gelombang turis..

Selain dengan naik MRT dan bus seperti yang saya lalukan, cara ke Jiufen dari Taipei lainnya adalah dengan naik taksi, sewa mobil atau ikutan tur dengan shuttle bus (biasanya dengan ikut day tour ke Jiufen, Shifen, dan Yehliu Geopark).

Kalau mau balik ke Taipei dari Jiufen gimana dong?. Gampang, kamu tinggal naik bus 1062 dari halte seberang. Haltenya gak berada persis di seberang halte/ station pertama ya, tapi agak ke atas. Jadi kamu perlu jalan kaki menanjak sampai ketemu halte kedua.

Tip : Perhatikan timetable bus (ditempel di dinding halte/ station) buat ngecek kapan bus 1062 tiba dan berangkat.

JALAN-JALAN KE JIUFEN : THINGS TO SEE & DO

Jalan-jalan ke Jiufen

Jalan-jalan ke Jiufen bisa dilakukan dalam waktu sekitar 2 jam aja karena wilayah Jiufen sendiri cukup kecil.

  1. Menyusuri Jiufen Old Street

Sesuai namanya, Jiufen old street, hal utama yang bisa dilakukan saat jalan-jalan ke Jiufen ya menyusuri jalanannya. Kalau kamu membayangkan akan bisa menikmati suasana kota tua oriental yang tenang dan romantis, wah kamu bakalan kecewa berat. Karena di sepanjang Jiufen old street adanya turis, turis, dan turis! Yah namanya juga liburan ke salah satu destinasi terkenal di Taiwan. Di sepanjang jalanan Jiufen old street (lebih tepat disebut gang sih) berjejer toko-toko jajanan khas Taiwan seperti boba, taro balls, dan manisan; toko suvenir; restoran; serta toko keramik.

Banyak dari jajanan disini yang juga bisa ditemukan di night markets di pusat kota Taipei. Begitu juga suvenirnya yang menurut saya gak begitu spesial. Yang jelas banyak dijual adalah suvenir bertema Spirited Away. Meski varian makanan dan minuman disini gak beda dengan di Taipei, tapi Jiufen old street tetap layak dikunjungi meski cuma sekali saat jalan-jalan ke Jiufen, kalau kamu emang penasaran dengan tempat ini.

2. A-Mei Tea House

Jalan-jalan ke Jiufen

Ini nih landmarknya Jiufen. A-Mei Tea House, sebuah rumah teh yang telah berumur lebih dari 100 tahun yang sering dijadikan backdrop Instagram photos mengenai Jiufen dan juga pada brosur wisata Taiwan. Bangunan kayu bertingkat dengan gaya arsitektur klasik Tiongkok ini menjadi semakin terkenal berkat kemiripannya dengan Bath House, salah satu lokasi sentral dalam film anime Spirited Away.

Karena sering dianggap sebagai inspirasi Bath House dalam Spirited Away (meski Miyazaki menolak anggapan itu), gak heran kalau A-Mei Tea House selalu penuh dengan turis. Saat saya jalan-jalan ke Jiufen, saya mesti antre kalau mau duduk dan menikmati teh disini. Di tengah derasnya hujan pun, banyak turis rela antre demi bisa duduk disini. Cuma karena males antre dan karena A-Mei Tea House hanya menyajikan teh aja, tanpa makanan, akhirnya saya milih minum teh di sebuah tea house di seberang.

A-Mei Tea House terletak di sebuah gang di dekat jalan utama Jiufen old street. Karena berada di puncak bukit, dari balkon kita bisa menikmati view gunung Keelung di sebelah kanan serta pantai utara Taiwan di sisi kirinya. Sayangnya, as usual when I travel, saat itu turun hujan deres banget dan penuh sesak dengan turis, jadi ya saya gak bisa lihat apa-apa.

3. Minum teh di tea house lainnya

Kalau kamu ogah antre lama seperti saya saat jalan-jalan ke Jiufen, kamu bisa juga ngeteh di salah satu dari beberapa tea house yang berjejer di jalan yang sama dengan A-Mei Tea House. Saya waktu itu duduk di sebuah tea house yang kelihatan tradisional. Ada banyak pilihan jenis teh tapi yang saya minum adalah jasmine tea (NT$ 90). Karena mood lagi jelek, thanks to the heavy rain, saya gak sempet ambil satu foto pun disini.

4. Nyicipin snack Taiwan

Jalan-jalan ke Jiufen

Ada banyak jenis snack yang bisa dicicip saat jalan-jalan ke Jiufen. Cuma karena saya gak lama disini saya cuma nyicip satu jenis aja, yaitu taro ball soup, yang merupakan snack paling terkenal di Jiufen. Taro ball soup disini terkenal karena memiliki perfect chewy texture, gak terlalu keras tapi juga tidak terlalu soft. Taro ball soup yang disajikan bersama kacang merah bisa dipilih disajikan dingin dengan es atau panas.

Taro ball soup yang paling terkenal di Jiufen adalah Ah Gan taro balls. Lokasinya juga bagus karena kamu bisa menikmati taro ball soup sambil ngeliatin view indah pegunungan di Jiufen, distrik Ruifang, New Taipei City. Sayangnya (seperti seringkali terjadi dalam trip-trip saya sebelumnya), waktu itu hujan deres huhu jadi cuma bisa ngelihatin hujan dan kabut.

Selain taro ball soup, makanan Jiufen lainnya yang bisa kamu coba saat jalan-jalan ke Jiufen diantaranya adalah braised pork rice (Lu Rou Fan) dan A-zhu peanut ice cream.

5. Jiufen Gold Ore Museum

For history buff dan bagi kamu yang tertarik menelusuri masa lalu Jiufen saat masih jaya sebagai tambang emas sebaiknya mampir ke museum ini saat jalan-jalan ke Jiufen. Di Jiufen gold ore museum kamu bisa masuk ke bekas tambang emas, mengunjungi rumah pemilik tambang emas sebelumnya, juga megang emas batangan seberat 2000 kg. Tiket masuk ke museum sebesar NT$ 100.

6. Jalan-jalan ke tempat wisata di Jiufen

Kalau kamu punya waktu luang setelah jalan-jalan ke Jiufen, bisa juga exploring beberapa tempat wisata lain di dekat Jiufen seperti Keelung food market, Shifen waterfall, dan Yehliu Geopark. Saya sih belum sempat ke ketiga tempat ini karena cuaca dan waktu yang gak mendukung. Tapi, kalau ada kesempatan jalan-jalan ke Taiwan lagi sih udah pasti ketiga tempat ini saya masukkan ke list of places to visit!.

JALAN-JALAN KE JIUFEN : IS IT WORTH TO VISIT?

Jalan-jalan ke Jiufen

The answer depends on your preference and visit hour. Karena saya gak begitu suka berkunjung ke tempat yang super crowded dan lebih pilih ke tempat yang tenang, jadinya saya gak begitu enjoyed acara jalan-jalan ke Jiufen bulan lalu. Gimana mau menikmati suasana kalau buat jalan aja kita mesti antre dengan ratusan turis Jepang dan Korea Selatan?. Apalagi saat winter hujan deras turun lama banget. Bisa bayangin kan betapa keselnya saya waktu itu?.

Tapi kalau saja saya datang di pagi hari saat Jiufen belum ramai pengunjung dan hari itu gak hujan saya pasti suka deh disini.

Jadi kalau kamu gak suka dengan tempat yang terlalu ramai, saran saya mendingan kamu dateng di pagi hari sebelum jam 9 pagi atau nginep semalam di Jiufen dan jalan-jalan ke Jiufen keesokan paginya. Tapi kalau kamu gak masalah dengan keramaian bak di gang-gang Venice, Italy ya sok aja langsung cabut ke Jiufen segera!

Curious about my adventures in Europe and America ?. You can click the following links to see my traveling videos that have aired on Net TV :

  1. Desa Hallstatt, Desa dengan Arsitektur Klasik di Pinggir Danau
  2. Imutnya Park Guell, Dunia Fantasi Ala Gaudi di Barcelona
  3. Ada Turki Mini di Bosnia Herzegovina
  4. Nyobain Makanan Khas Bosnia, Kaya Rasa dan Pasti Halal
  5. The Bean, Seni Kontemporer yang Ada di Film – film Hollywood

Watch & subscribe to my daily vlog in America at my YouTube channel : Dada Kimura

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s