Kuliner Hemat di Eropa, dari Wok hingga Kebab

Kuliner  Hemat di Eropa

TRAVELING ke benua biru Eropa tantangannya ada pada pilihan makanan. Apalagi kalau tak bisa makan tanpa nasi karena kebanyakan makanan di Eropa berupa roti atau daging. Dari sisi harga pun terhitung lumayan mahal akibat nilai tukar rupiah yang lemah terhadap euro. Tapi tenang saja, ada beberapa jenis makanan yang akrab di lidah kita dan cukup terjangkau. Asal tahu dimana lokasi kedai atau rumah makan yang menjualnya, urusan perut selama liburan di Eropa pun bisa diatasi.

Pilihan pertama adalah wok atau mie yang dimasak tumis dengan menggunakan wok (wajan, bahasa Mandarin).  Di setiap kedai wok, mie dimasak langsung di depan para pelanggan serta hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk memasaknya. Wok bisa dimakan di tempat ataupun dibawa pulang/ take away. Wok adalah pilihan yang aman karena pilihan menunya sangat Asia.

Uniknya, kedai wok memiliki banyak pilihan mie, saus maupun toping yang bisa dipilih sesuai selera pelanggan. Mulai dari mie telur, pho Vietnam hingga bihun. Sausnya pun memiliki banyak varian seperti saus barbekyu hongkong sampai sambal matah ala Bali dan sambal terasi.

Kuliner  Hemat di Eropa
Kedai Wok to Walk di Amsterdam
Sementara itu untuk toping pun pilihannya bervariasi mulai daging sapi, ayam, babi, jamur, dan sayuran. Jadi cocok untuk vegan maupun vegetarian. Banyaknya variasi mie, toping dan saus dari berbagai negara di Asia membuat wok banyak digemari para turis yang berasal dari Asia maupun barat, juga Indonesia yang terbiasa makan mie.
Salah satu kedai wok yang terkenal bernama Wok for Walk yang berasal dari Amsterdam, Belanda. Kedainya tersebar di banyak negara di Eropa dan Amerika Serikat. Bila berkunjung ke Amsterdam, cobalah ke salah satu kedai Wok for Walk yang berada di Damstraat. Seporsi wok dengan toping brokoli harganya 6 euro atau Rp100.600. Cukup hemat karena porsinya lumayan banyak. Kedai Wok lainnya (bed brand) berada di Brussels, Belgia. hanya berjarak 200 meter dari alun-alun Grote Markt atau Grand Place.

Kuliner  Hemat di Eropa
Wok
Pilihan makanan hemat lainnya adalah kebab. Kedai dan restoran Turki tersebar di banyak tempat di setiap kota di Eropa. Jadi tak susah mencari makanan Turki. selain itu kebab juga halal sehingga cocok bagi umat muslim Indonesia. Seporsi kebab harganya mulai dari 3,5 euro atau Rp58.700. Di jalan Damstraat, Amsterdam ada beberapa restoran Turki yang menjual kebab.
Penggemar makanan Italia bisa mencoba pizza yang dijual per potong. Pizza bisa ditemukan di hampir semua kota di Eropa dengan harga sekitar 5 euro atau Rp84.000 per potong. Selain itu ada juga hamburger McDonalds yang harganya hanya 1 euro atau Rp16.700.
Tulisan ini telah dimuat di http://www.okezone.com/travel pada Kamis, 1 Maret 2017.

One thought on “Kuliner Hemat di Eropa, dari Wok hingga Kebab

  1. Pingback: Katedral Cologne, tempat yang paling sering dikunjungi di Jerman – The Island Girl Adventures

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s