Grand Place Brussels, Belgia. Alun-Alun Tercantik di Eropa

Grand Place Brussels, Belgia

GRAND Place selalu menjadi tujuan utama para wisatawan yang berkunjung ke Brussels. Tak mengherankan bila landmark yang paling mengesankan dari Brussels ini selau dipenuhi dengan wisatawan.

Keindahan alun-alun Grand Place bahkan membuatnya disebut sebagai salah satu alun-alun paling cantik di Eropa.

Grand Place Brussels, Belgia

Grand Place juga menjadi tujuan utama saya saat saya tiba di kota Brussels, Belgia bulan lalu. Lokasinya berada di pusat kota sehingga mudah dikunjungi. Cukup turun dari kereta di stasiun utama Brussels atau Brussels Centrale lalu jalan kaki sekira 500 meter maka sampailah saya di Grand Place.

Begitu saya sampai di Grand Place saya langsung mengerti mengapa alun-alun kota Brussels ini sangat terkenal dan selalu dipenuhi turis. Grand Place dikelilingi banyak bangunan tua menarik yang sangat cantik. Setiap bangunannya memiliki gaya arsitektur sendiri yang merupakan campuran gaya baroque dan gothic. Kalau dibandingkan pun, jelas alun-alun Brussels jauh lebih cantik daripada alun-alunnya kota Bruges.

Grand Place Brussels, Belgia

Pada abad ke-14, Grand Place merupakan area perdagangan utama di Brussels. Gedung dan rumah di sini digunakan sebagai markas serikat pedagang, rumah tuan tanah hingga balai kota. Sayangnya Grand Place juga pernah hancur karena dibom oleh pasukan Prancis pada akhir abad ke-17.

Selain itu pernah pula diduduki tentara Jerman pada masa perang dunia pertama. Grand Place yang sekarang telah mengalami pembangunan kembali setelah banyak gedung yang hancur akibat perang.

Grand Place Brussels, Belgia

Salah satu gedung yang selalu menarik perhatian adalah gedung Town Hall atau balai kota yang bergaya gothic. Gedung ini terkenal dengan menaranya yang menjulang setinggi 96 meter.

Di menara ini terdapat patung Saint Michel, seorang santo pelindung kota Brussels yang sedang membunuh iblis. Di dekat Town Hall ada gedung lain yang tak kalah menariknya yaitu King’s House yang dulunya merupakan toko roti. Gedung bergaya gothic ini kini digunakan sebagai museum of the city of Brussels.

Selain gedung – gedung besar, ada deretan gedung – gedung kecil di sepanjang Grand Place. Gedung – gedung ini merupakan markas serikat para pedagang misalnya pedagang pembuat perahu, busur, tukang kayu dan lain sebagainya. Di alun-alun ini juga terdapat museum bir kecil 

TONTON JUGA VIDEONYA : Inilah ikon – ikon kota Brussels yang harus banget kamu datangi

TONTON JUGA VIDEONYA : Wisata kuliner di Brussels bukan hanya frites dan waffle aja lho

TONTON JUGA VIDEONYA : Kota Bruges di Belgia, Bagaikan Negeri Dongeng

Grand Place Brussels, Belgia

Sedang gedung lainnya merupakan rumah pribadi. Salah satunya bahkan pernah menjadi tempat tinggal pengarang terkenal Victor Hugo saat ia tinggal di Brussels.

Grand Place tak cuma cantik dipandang saat siang hari. Saat malam hari selama bulan Desember atau menjelang Natal ada pertunjukkan sinar laser dari masing – masing gedung dan rumah dengan diiringi musik klasik. Pertunjukan sinar laser bisa dilihat tepat setelah matahari tenggelam.

Grand Place Brussels, Belgia

Sungguh menarik. Bila ingin mengunjungi Grand Place, cobalah datang saat bulan Agustus. Karena di alun – alun ini akan dipasang flower carpet sepanjang 77 meter. Flower carpet hadir selama bulan Agustus per 2 tahun sekali. Sedang di musim panas, di sini biasanya digelar konser.

BACA JUGA : Frietmuseum Bruges, pertama dan satu-satunya museum kentang goreng di dunia

Grand Place Brussels, Belgia

Kawasan ini merupakan bagian dari kawasan pejalan kaki kota Brussels sehingga tak ada satupun kendaraan yang melintas. Di jalan di sekitar Grand Place merupakan jalanan sibuk yang dipenuhi dengan restoran, toko-toko suvenir dan berbagai kios yang menjajakan snack khas Belgia seperti frites atau french fries, waffle, cokelat serta bir.

BACA JUGA : Choco-story Bruges, mengenal cokelat Belgia lebih dalam dengan cara unik

BACA JUGA : Berwisata kuliner di Bruges. dari waffle, frites, dan cokelat Belgia yang menggoda

Berjarak kurang lebih 500 meter, masih dipasang patung Manneken Pis, yaitu patung anak kecil yang sedang pipis. Legenda mengatakan pipisnya anak kecil ini berhasil memadamkan bom saat perang masa lalu. Tapi versi cerita lainnya juga banyak. gak ada yang tau tuh mana yang benar. Yang jelas patung Manneken Pis selalu sukses dikerubungi turis yang ingin melihat dan berfoto. Setiap beberapa hari sekali, Manneken Pis diberi baju, seperti foto di atas.

Jalan dari Grand Place ke gang yang berlawanan maka akan ketemu adiknya Manneken Pis yang bernama Jeanneke Pis. Bedanya cuma satu, adiknya cewek jadi pipisnya jongkok, hehe. Plus patungnya dikurung teralis dan tanpa baju.

If I have a chance to visit Brussels again (maybe this year), I will definitely visit Grand Place again.

Tulisan ini telah dimuat di http://www.okezone.com/travel pada Sabtu, 20 Januari 2018.

2 thoughts on “Grand Place Brussels, Belgia. Alun-Alun Tercantik di Eropa

  1. Pingback: Kuliner Lezat Tapi Hemat saat Liburan di Eropa, dari Wok hingga Kebab – The Island Girl Adventures

  2. Pingback: Katedral Cologne, tempat yang paling sering dikunjungi di Jerman – The Island Girl Adventures

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s