Jalan-Jalan ke Sapa Vietnam, Swiss-nya Asia

KAWASAN utara Vietnam terdiri dari area pegunungan yang berbatasan langsung dengan Tiongkok. Di sini juga letak kota perbukitan Sa Pa yang sejak lama dikenal sebagai salah satu destinasi wisata utama di Vietnam. Kecantikan alam Sa Pa membuatnya dijuluki sebagai Swiss-nya Asia atau Alpen-nya Asia.

Jalan-jalan ke Sapa, Vietnam
View Sapa dari sleeper bus

Minggu ini saya memutuskan travelling ke Sapa selama 4 hari. Setelah bepergian dengan sleeper bus dari Hanoi dan Lao Cai, akhirnya tibalah saya di Sa Pa. Sa Pa sebenarnya merupakan sebuah distrik di provinsi Lao Cai. Kota Sa Pa sendiri merupakan kota perbukitan indah yang menarik kunjungan banyak wisatawan lokal maupun asing.

Jalan-jalan ke Sapa, Vietnam
At Sapa lake

BACA JUGA : Bun Bo Nam Bo, Bihun Khas Vietnam yang Patut Diburu Traveler

Saya menginjakkan kaki di Sa Pa sekitar jam 1 siang di terminal bis Sa Pa. Terminal ini terletak dekat dengan Sapa market. Suasana lumayan ramai dengan adanya banyak motor dan truk yang lalu lalang. Beberapa ruas jalan terlihat berlubang. Rupanya di beberapa titik di kota Sa Pa tengah dibangun gedung – gedung baru. Turisme jelas telah menghidupkan ekonomi kota ini.

Kota Sa Pa didominasi dengan perbukitan yang mengelilingi pusat kota. Landskapnya mengingatkan saya akan Positano dan Amalfi di Italia. Rumah dan gedung bergaya arsitektur Prancis terlihat berjejer mengelilingi danau Sa Pa.

Jalan-jalan ke Sapa, Vietnam
Sapa town. looks like Amalfi ?

Rumah dan gedung membentuk undakan hingga ke bagian atas bukit. Danau Sa Pa yang membelah kota terlihat cantik dengan airnya yang berwarna biru. Tampak beberapa turis tengah asyik menikmati danau dari perahu – perahu angsa sewaan.

Jalan-jalan ke Sapa, Vietnam
Notre Dame Du Rosaire

TONTON JUGA : Kota ini Kayak di Eropa, Tapi Ternyata Ada di Vietnam, Lho 

Di alun – alun kota berdiri sebuah gereja kecil bergaya abad pertengahan. Gereja batu ini didirikan oleh Prancis yang sempat menguasai Vietnam sejak akhir abad ke-19. Gereja bernama Notre Dame Du Rosaire ini tentunya menjadi spot foto favorit para turis.

Di seberang gereja, ada bundaran cekung berundak yang digunakan warga lokal sebagai area latihan roller skate, bersepeda maupun berolahraga sore. Di seberangnya, beberapa warga lanjut usia tampak sedang berdansa salsa di taman. Suasana Sa Pa yang lively ini terasa semakin nyaman karena suhu udara yang dingin, mencapai 21 derajat Celcius.

Menjauhi pusat kota saya mulai memasuki area Cat Cat Village. Di sinilah terletak salah satu desa suku minoritas Vietnam. Sepanjang perjalanan saya terkagum-kagum dengan panorama cantik di hadapan saya.

Jalan-jalan ke Sapa, Vietnam
Lembah Muong Hoa

Terbentang jajaran perbukitan dan pegunungan hijau yang berpadu dengan barisan pohon pinus serta sungai berbatu. Di lembah Mung Hoa ini tampak pula terasering yang sangat luas. Tak salah bila Sa Pa dijuluki sebagai Swissnya Asia atau Alpennya Asia. Pemandangan disini membuat saya teringat akan Eropa.

Sayangnya menjelang petang, kabut mulai turun menutupi lembah bahkan kota. Keberadaan kabut merupakan hal yang lumrah di Sa Pa. Saat musim dingin kadang juga turun salju di kota yang juga dijuluki ‘Queen of Mountains’ ini.

Jalan-jalan ke Sapa, Vietnam

BACA JUGA : Bun Cha, Makanan Khas Vietnam yang Jadi Favorit Obama

Sa Pa merupakan rumah bagi beragam suku minoritas Vietnam seperti black Hmong, red Hmong, green Hmong, flower Hmong, Day dan lainnya. Mereka sebenarnya termasuk etnis Tiongkok. Suku minoritas ini memiliki bahasa dan busana sendiri yang mirip dengan baju adat Mongolia. Trekking sambil mengunjungi desa – desa suku minoritas di lembah yang sangat indah merupakan salah satu atraksi wisata utama di Sa Pa.

Jalan-jalan ke Sapa, Vietnam
Beautiful valley !

Di Sa Pa jugalah terletak puncak gunung tertinggi di kawasan Indochina, Fansipan, yang berada di ketinggian 3.143 meter. Tentunya Fansipan, yang masih bagian dari rantai Himalaya, menjadi daya tarik bagi mereka yang gemar mendaki gunung.

Sebagai kawasan wisata populer di Vietnam, terdapat beragam hotel, homestay dan hostel di Sapa. Hotel – hotelnya ada yang bergaya kuno maupun modern, terletak di kota Sa Pa maupun menghadap langsung ke lembah. Restoran di Sa Pa juga beragam. Menghidangkan masakan Vietnam maupun barat.

Selain wisata pegunungan, Sa Pa juga menjadi pilihan tepat bagi yang ingin rehat dari kesibukan di kota dan mencari ketenangan. Seharian tinggal di hotel lalu singgah ke restoran pun tak masalah karena pilihannya beragam.

This article has been publised at http://www.okezone.com/travel on Wednesday, September 27, 2017.

One thought on “Jalan-Jalan ke Sapa Vietnam, Swiss-nya Asia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s