Museum Keramik Hoi An, Vietnam. Koleksinya Sejak Abad ke-8 M

Museum Keramik Hoi An Vietnam

BERBAGAI barang diperdagangkan di Hoi An saat kota ini menjadi pelabuhan dagang utama di Asia Tenggara. Salah satunya adalah keramik. Keramik – keramik berdatangan ke Hoi An dari Jepang, India, Tiongkok, Thailand hingga Timur Tengah. Yuk intip seperti apa koleksi keramik kuno dari berbagai negara di museum keramik Hoi An.

Museum yang bernama resmi Museum of Trade Ceramics ini memiliki koleksi keramik yang lumayan lengkap dari abad ke-8 hingga abad ke-18 Masehi. Museum keramik yang terletak di jalan Tran Phu 80, Hoi An ini buka setiap hari dari jam 8 pagi hingga 5 sore. Anda bisa melihat koleksi keramik di museum ini dengan membeli tiket masuk kota tua Hoi An. Tiket dijual di beberapa titik seperti di loket di jembatan dan di kantor informasi turis dengan harga 100.000 dong atau sekitar 50.000 rupiah. Dengan tiket ini anda bisa memasuki 5 bangunan bersejarah seperti rumah tua, museum dan menyaksikan pertunjukan seni.

Museum Keramik Hoi An Vietnam

Sebelum mengintip koleksi keramiknya, Anda akan dibuat kagum dulu oleh lokasi museum ini berada. Museum keramik Hoi An berada di rumah tua bergaya arsitektur Jepang yang dulunya digunakan sebagai toko. Rumah kuno berwarna cokelat ini memiliki 2 lantai. Di bagian tengah rumah terdapat halaman kecil untuk bersantai. Pengunjung juga diperbolehkan naik ke lantai dua. Dari balkon lantai 2 kita bisa melihat suasana kota Hoi An yang selalu ramai dikunjungi para traveler.

Museum Keramik Hoi An Vietnam

Museum keramik Hoi An dibuka pada tahun 1975. Museum ini merekam saat keramik menjadi komoditas dagang utama pada abad ke-8 hingga ke-18. Saat itu kota Hoi An bernama Fai Fo. Keramik yang diperdagangkan di Hoi An berasal dari Jepang, Tiongkok, India, Thailand dan Timur Tengah. Total ada 430 keramik yang disimpan di museum ini.

Keramik – keramik yang dipamerkan di museum ini merupakan koleksi keramik yang berhasil diselamatkan dan ditemukan meski zaman telah berubah. Beberapa ditemukan di dalam kapal yang tenggelam pada abad ke-18. Beberapa ditemukan lewat penggalian arkeologi di kota Hoi An. Disini anda bisa melihat keindahan keramik dari masa dinasti Tang Tiongkok (abad ke-7 hingga 10), keramik dari negara-negara Timur Tengah (abad ke-7 hingga 10) dan keramik Vietnam dari abad ke-15.

Museum Keramik Hoi An Vietnam

Ada bermacam benda berbahan keramik di museum ini. Mulai dari mangkuk, piring, botol, teko, cangkir, cawan hingga guci. Jangan lewatkan replika kapal dagang yang dipamerkan di bagian depan museum. Kapal ini dulunya digunakan para pedagang untuk membawa keramik dagangan ke Hoi An. Anda juga bisa menelusuri perkembangan perdagangan keramik antar negara di Hoi An lewat gambar dan grafik yang ditampilkan di museum.

Anda juga bisa berbelanja keramik serta kerajinan tangan khas Vietnam di toko – toko di dekat museum keramik. Seperangkat teko teh dan cangkirnya dijual mulai dari 250.000 dong hingga 500.000 dong atau sekitar 125.000 rupiah hingga 250.000 rupiah. Tentunya anda bisa menawar hingga mendapatkan harga yang diinginkan.

This article has been published at http://www.okezone.com/travel on Friday, September 8, 2017.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s