Road Trip Keliling Normandy, Prancis. Hampir Dua Minggu Menjelajahi Parisian Riviera

Normandy

Road trip jadi salah satu gaya traveling yang paling saya suka. Meski begitu, gak sering lho saya nge-road trip, baru beberapa kali aja. Diantaranya pas ke Michigan dan Chicago, itu pun jaraknya gak bisa dibilang jauh untuk ukuran Amerika. Road trip terakhir yang saya lakukan adalah saat traveling ke Rouen, Etretat, dan Dieppe di Normandy, Prancis. Tahun ini I am lucky because we can do a road trip keliling Normandy. Bersama suami, anak, dan bapak mertua kita ngabisin waktu hampir 2 minggu tinggal di Normandy. Setelah istirahat beberapa hari di Rouen, road trip pun dimulai ke arah Cabourg, Deauville, Trouville-sur-Mer, dan Honfleur.

Apa dan Dimana Normandy?

Normandy

Region (semacam provinsi) Normandy terletak di barat laut Prancis, yang terletak di sepanjang pantai Selat Inggris. Wilayah Normandy membentang dari Sungai Seine di dekat Paris hingga garis pantai di dekat Brittany. Terkenal akan sejarahnya yang kaya, Normandie terkenal akan pendaratan D-Day selama Perang Dunia II, saat pasukan Sekutu menyerbu pada tanggal 6 Juni 1944, untuk membebaskan Eropa dari pendudukan Nazi. Normandie ini juga terkenal akan bentang alamnya yang menakjubkan, termasuk tebing Étretat, dan situs budaya seperti Mont-Saint-Michel, serta produk susunya, khususnya keju camembert.

How to Get to Normandy?

Normandy

Normandy letaknya deket banget dari Paris. Jadi kalau kamu punya waktu yang cukup buat mengeksplor tempat-tempat menarik di Prancis setelah visiting Paris, I recommend you to take a train to Normandy. Rouen, ibukota Normandie bisa dicapai dengan kereta dalam waktu 1 jam 10 menit. Setiap hari dari Paris ada sekitar 15 kereta yang berangkat dari stasiun Grand Saint-Lazare di Paris menuju ke Rouen. Cara lainnya adalah dengan nyetir mobil dari Paris. Kamu bisa lewat the Autoroute de Normandie (motorway A13) selama 1 jam 40 menit.

Where to Stay in Normandy?

Normandy

Nah, ini tergantung di kota mana kita akan tinggal. Kalau di Rouen saya gak pernah ke hotel, tapi saat road trip ke Cabourg, Deauville, Trouville-sur-Mer, dan Honfleur kita stayed di AirBnb yang pretty cute yang detailnya bisa kamu baca disini.

Kemana Aja Road Trip Around Normandy?

  1. Rouen
Normandy

My favorite from all of the places in Normandy. Alasannya simpel aja, it’s a nice city with a lot of history and amazing architecture. Pusat kota yang juga oldtownnya Rouen juga sangat nyaman untuk dieksplor dengan jalan kaki di jalanan berbatunya. Dari tempat wisata, rumah-rumah half-timbered yang khas Normandy sampai butik, toko, restoran, dan departement store berada di satu kawasan within walking distance.

Normandy

Saya udah 2x ke Rouen, tahun ini dan tahun 2022 lalu. Karena suka kotanya saya betah disini. Kota Rouen terkenal dengan ikonnya, Jeanne d’Arc (Joan of Arc). Di Rouen lah Joan of Arc ditangkap dan dibakar hidup-hidup karena dituduh sebagai penyihir. Jadi ceritanya pada tahun 1419, Rouen jatuh ke tangan Inggris setelah Inggris menganeksasi Normandy, Prancis. Pada masa inilah Joan of Arc hidup. Ia mendukung kembalinya Rouen ke tangan Prancis dan bertarung melawan Inggris. Akibatnya doi dibakar hidup-hidup di tiang pada 30 Mei 1431. Untuk mengenang jasanya, sebuah jalan di Rouen diberi nama Rue Jeanne d’Arc.

Beberapa attractions bersejarah yang worth to visit di Rouen diantaranya: Katedral Rouen, yaitu katedral bergaya gotik yang selesai dibangun pada abad ke-16 dan memuat beberapa lukisan karya Claude Monet; Gros Horloge, yaitu sebuah jam astronomi yang berasal dari abad ke-14; Kastil Rouen, dan Museum of Fine Arts. Saya juga suka dengan shopping experience di Rouen, karena buat saya seru aja rasanya keluar masuk toko dan butik buat shopping or window shopping, gak melulu ke mal . Brand internasional ada begitupun brand lokal Prancis yang worth to buy. Cobain deh brand tas Paul Marius yang bahannya menggunakan authentic leather dan punya desain yang fascinating. Begitu juga brand kosmetik lokal Avril yang worth to try.

2. Cabourg

Normandy

Cabourg adalah seaside town yang terkenal sebagai tempatnya Parisians bersantai saat weekend. Meski kotanya kecil banget, ada lumayan banyak hiburan lho disini. Mulai dari kasino, arena pacuan kuda, Grand Hotel dan Belle epoque villas yang ikonik, dan tentunya pantainya yang berpasir emas.

It was relaxing jalan-jalan di promenade pinggir pantai trus ngopi sambil ngemil crepe di salah satu restoran tepi pantai Cabourg..

One thing you shouldn’t miss while in Normandy is trying its specialty food. Karena memiliki area pantai yang luas, makanan berbahan seafood jadi specialtynya Normandy seperti oysters, mussels, scallops, dan berbagai hidangan ikan. Normandy juga terkenal dengan produk kejunya, camembert, produk berbahan dasar apel: cider dan apple tart, serta crepes dan galletes, yang selalu saya makan setiap laper tapi gak mau makan besar, termasuk di Bali. Biasanya saya dan suami bakal ke restoran Normandy di Berawa kalau lagi kangen makan crepes.

We tasted all those seafood-based food in one evening in Normandy and went home with a belly full of food. Très délicieux!

3. Deauville

Normandy

Resor tepi pantai terdekat dari Paris dan salah satu yang paling terkenal di Prancis. Kota Deauville dan wilayahnya, Côte Fleurie (Pantai Bunga), telah lama menjadi rumah bagi rumah-rumah tepi laut French upper class dan sering disebut sebagai Parisian riviera.

Saya lebih suka pantai di Deauville, keliatan lebih cantik aja gitu. Di sepanjang Promenade des Planches, berjejer beach closets yang didedikasikan bagi aktor dan filmmakers Hollywood yang pernah ke Deauville. Gak lupa saya selfie dong with one of my favorite actor, Sarah Jessica Parker from tv show Sex and the City. Deauville memang terkenal sebagai tempat diselenggarakannya festival film tahunan American Film Festival.

I like the city as well. Karena sejak lama menjadi resort city yang fashionable bagi para upper class internasional, ada banyak pilihan butik luxury international brands di pusat kota Deauville.

One of the Deauville major attractions yang gak boleh dilewatin adalah pelabuhan Deauville yang cakep. Lokasinya gak jauh dari pusat kota. Selain itu, kalau kalian jalan-jalan ke Deauville bisa juga visiting arena pacuan kuda dan ke Grand Casino.

4. Trouville-sur-Mer

Normandy

Bersebelahan dengan Deauville adalah Trouville-sur-Mer. Sejak abad ke-19, desa nelayan di selat Inggris ini menjadi tujuan wisata yang populer berkat kecantikan pantainya. Mirip dengan Cabourg dan Deauville, di Trouville ada banyak selebriti dan upper class yang memiliki vacation homes disini.

Ada banyak festival diselenggarakan di Trouville, juga kasino. Karena dekat dengan Paris dan mudah dicapai dengan kereta, Trouville (bersama Deauville) mendapat julukan sebagai arrondissement ke-21nya Paris.

5. Honfleur

Normandy

I was so excited to visit Honfleur sejak ngelihat foto-foto kota pelabuhan Normandy ini di internet. Hornfleur terkenal dengan pelabuhan tuanya yang ikonik dengan jejeran rumah yang bagian depannya dilapisi batu tulis, seringkali dilukis oleh seniman seperti Claude Monet dan Eugene Boudin. Seperti terlihat pada foto di atas, old port Hornfleur menjadi attraction utama di kota ini dan selalu dipenuhi turis yang jalan-jalan, nongkrong serta makan di restoran tepi pelabuhan.

Hingga akhir abad ke-18 Hornfleur makmur berkat perdagangan maritim. Sayangnya berbagai perang, mulai dari perang-perang agama, Revolusi Prancis, hingga perang Kekaisaran Prancis Pertama meredupkan perdagangan disini. Meski begitu, pelabuhan Honfleur menjadi saksi sejarah berlayarnya sebuah ekspedisi yang dipimpin Samuel de Champlain, yang kemudian menemukan Quebec, Kanada.

Pada akhir Perang Dunia II, Honfleur dibebaskan dari Nazi oleh gabungan tentara Inggris, Belgia, dan Kanada. Hingga kini pelabuhan Honfleur masih aktif.

Old port-nya Honfleur memang memikat, tapi buat saya ada hal lain yang bikin saya suka kota ini. Apalagi kalau bukan karena arsitekturnya yang menawan.

Attraction menarik lainnya di Honfluer adalah Gereja Saint-Catherine yang merupakan gereja kayu terbesar di Prancis.

BONUS

Saat road trip keliling Normandy, kita juga menemukan beberapa desa indah dengan attractions yang worth to visit. Yang pertama adalah Gereja Biara St.Georges.

Normandy

Berada di desa Saint-Martin-de-Boscherville, Abbey of Saint-Georges dulunya merupakan biara Benediktin.

Terdaftar sebagai monumen nasional, Gereja Biara ini bebas dikunjungi.

Normandy

Tak jauh dari situ, kami menemukan attraction bersejarah lainnya yang tak kalah mengagumkan. Jumieges Abbey yang dibangun pada abad ke-7 oleh Saint Philibert adalah salah satu biara paling terkenal di Normandy. Kini, reruntuhannya jadi destinasi wisata.

Komplek biara terdiri dari Gereja Notre-Dame, Gereja Saint-Peter yang lebih kecil, sisa-sisa peninggalan Carolingian yang langka, taman bergaya Inggris seluas 15 hektar, dan pondok kepala biara, dan rumah bangsawan abad ke-17. Kabarnya spot terbaik untuk menikmati view Jumieges Abbey adalah dari atas cruise atau perahu. Tapi kita yang datang dengan naik mobil juga find that this place is amazing!

Tiket masuk: 7 Euro

Normandy

Normandy memang bukan destinasi wisata utama di Prancis bagi orang Indonesia, karena sebagian besar turis Indonesia ke Paris, atau French Riviera, juga Colmar dan Strasbourg. Tapi kalau kamu penasaran mengeksplor sisi lain Prancis, cobain deh road trip ke Normandy. The nature, history, architecture dan vibes-nya gak kalah dengan destinasi lainnya di Prancis.

Curious about my adventures in Europe and America ?. You can click the following links to see my traveling videos that have aired on Net TV :

  1. Desa Hallstatt, Desa dengan Arsitektur Klasik di Pinggir Danau
  2. Imutnya Park Guell, Dunia Fantasi Ala Gaudi di Barcelona
  3. Ada Turki Mini di Bosnia Herzegovina
  4. Nyobain Makanan Khas Bosnia, Kaya Rasa dan Pasti Halal
  5. The Bean, Seni Kontemporer yang Ada di Film – film Hollywood

Want to help support my travel? Help me to visit 50 more countries and write more travel stories & guides by donating here

Watch my adventures & subscribe to my YouTube channel: The Island Girl Adventures

Leave a comment